PANDUAN PEKAN SUCI DI SAAT WABAH COVID19 TAHUN 2020

/ April 8, 2020

Para Rama terkasih, Salam penuh pengharapan dalam kasih dan penebusan Tuhan kita Yesus Kristus.
Perayaan Liturgi Pekan Suci dan Tri Hari Paskah tahun 2020 ini sungguh berbeda. Kita tidak merayakannya bersama umat sebagaimana biasa kita lakukan. Hal yang sama dirasakan di seluruh dunia karena pandemi Virus Corona (Covid-19). Sebuah situasi yang harus kita terima demi kepentingan kemanusiaan.
Komisi Liturgi KAS berusaha menyediakan panduan yang sifatnya adalah bantuan dalam situasi tanggap darurat untuk Perayaan Liturgi yang tidak diikuti oleh umat. Panduan yang disediakan disesuaikan dengan amanat dari Kongregasi untuk Ibadah Ilahi dan Tata Tertib Sakramen – Tahta Suci Vatikan, Surat Gembala dan Edaran Bapa
Uskup Agung Semarang dan juga Seruan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Buku lengkap dari PANDUAN POKOK ini ada pada Buku Misa Hari Minggu dan Hari Raya terbitan PT. Kanisius yang dipersiapkan oleh Komisi Liturgi KAS, 22 Februari 2011 halaman 315 dst. untuk edisi terbaru cetakan ke-7.
Semoga pelayanan kita menjadi bagian persembahan imamat kita dalam kesatuan dengan Sang Imam Agung Abadi dan Kekal yang puncak misteri penebusan-Nya kita rayakan dalam masa Paskah ini. Keadaan darurat Covid-19 tidak melemahkan pelayanan kita sebagai hamba dan imam-imam-Nya yang dipercaya menggembalakan Umat Beriman di tempat tugas dan pelayanan kita masing-masing.
Kepada Bapa Uskup, para Romo Dewan Inti Komlit KAS, para Romo semua, saya haturkan terima kasih atas segala arahan dan masukan berharganya.
Adanya kekurangan di sana sini, bisa disempurnakan oleh khalayak pengguna masing-masing dan perkenankan dipakai dengan cara apapun oleh pihak-pihak yang bersangkutan.

Selamat berdoa untuk umat dan seluruh semesta.

Yogyakarta, 25 Maret 2020 Hari Raya Kabar Sukacita ttd.
AR. Yudono Suwondo, Pr
Ketua Komlit KAS

Persiapan Sebelum Perayaan Pekan Suci
Berdasarkan dekret yang dikeluarkan oleh Kongregasi untuk Ibadah illahi dan Tata Tertib Sakramen, No. 153/20, tertanggal 19
Maret 2020, yang berisi Ketentuan Perayaan Pekan Suci dalam Masa Pandemik Covid-19, memuat beberapa hal penting yang perlu dilakukan sebelum Perayaan Pekan Suci tanpa kehadiran umat beriman, yakni:
➢ Umat beriman harus diberi informasi mengenai jadwal pelaksanaan perayaan Pekan Suci sehingga mereka dapat bersatu dalam doa di rumah mereka. Persatuan itu dapat diwujudkan dengan bantuan siaran telematis langsung (live streaming) sesuai dengan waktu siaran yang sudah dijadwalkan. Dengan demikian, umat tidak diperkenankan mengikuti rekaman perayaan ini.
➢ Bagi paroki yang kiranya memiliki banyak umat yang tidak memiliki akses internet, umat dapat diajak untuk mendoakan Ibadat harian. Paroki dapat membantu menyiapkan teks-teks Ibadat Harian selama Pekan Suci agar dapat digunakan oleh umat selama Pekan Suci.
➢ Para imam yang tidak memiliki kesempatan untuk merayakan Perayaan Ekaristi pada Pekan Suci tahun 2020 ini, dipersilakan mendoakan Ibadat Harian.

Perayaan Pekan Suci 1. Rubrik
Rubrik berwarna merah adalah hal-hal yang perlu diperhatikan dan dilakukan oleh para imam dalam perayaan. Rubrik berwarna hijau dilakukan oleh umat yang akan mengikuti live streaming perayaan Pekan Suci.

2. Petugas Liturgi
Sedapat mungkin, perayaan Pekan Suci hanya dilakukan oleh para imam di masing-masing komunitas. Jika tidak memungkinkan, perlu pembatasan jumlah petugas liturgi yang terlibat dalam peraayaan Pekan Suci tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan (physical distancing).

3. Hal Praktis Selama Pekan Suci MINGGU PALMA

a. Bila memungkinkan, umat dapat mempersiapkan DAUN PALMA di rumah masing-masing.
b. Saat ritus pemberkatan dalam misa, imam memberkati daun palma di meja, lalu umat yang mengikuti live streaming boleh mengangkat daun palmanya masing masing atau tetap meletakknya di meja.
c. Apabila keadaan sudah normal, pemberkatan daun palma dan percikan dengan air suci dimungkinkan.

KAMIS PUTIH
a. Pembasuhan kaki ditiadakan dan diganti dengan saat hening beberapa saat untuk merenungkan kasih Tuhan.
b. Perarakan Sakramen Mahakudus diganti dengan Adorasi. Umat dapat mengikuti Adorasi Online.
c. Sakramen Mahakudus ditahtakan di altar dengan MONSTRANS seusai DOA SESUDAH KOMUNI.
Upacara pemberkatan harus didahului Adorasi singkat dengan Tantum Argo, lalu umat diberkati dengan Sakramen Mahakudus tersebut. Sesudahnya umat bisa membuat renungan pribadi dengan membaca Injil Yohanes 13-17 dan doa lain.

JUMAT AGUNG
a. Kisah Sengsara/Passio didaraskan.
b. Penghormatan salib dilakukan di depan altar dengan urutan: Imam mengangkat salib dan umat menghormatinya dalam keheningan.
c. Doa Umat Meriah didaraskan.

MALAM PASKAH
a. Upacara cahaya dilakuan dengan tata cara: Lilin paskah langsung dinyalakan dan dipasang di tempatnya. Umat juga langsung menyalakan lilinnya masing-masing.
b. Eksultet boleh dinyanyikan sejauh memungkinkan
c. Pembaruan janji baptis dengan LILIN menyala. Umat, bila memungkinkan, bisa memegang lilin masingmasing yang telah dipersiapkan.

MINGGU PASKAH
a. Ada pembaruan janji baptis seperti malam paskah. Lilinyang sebelumnya dinyalakan boleh dipakai kembali.
b. Tanpa percikan air

CATATAN BAPA USKUP KAS
Umat tidak perlu memaksakan diri untuk mengadakan benda-benda seperti: DAUN PALMA dan LILINbila keadaan setempat tidak memungkinkan. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerumunan dan perjumpaan dengan orang banyak.

Pada hari ini Gereja mengenangkan peristiwa Kristus Tuhan memasuki Kota Yerusalem untuk menggenapi misteri PaskahNya. Dalam keadaan pandemi ini, peristiwa ini kita peringati dengan cara sbb:
Upacara masuk sederhana sebelum misa-misa lain. Antifon dilagukan atau dibacakan. APABILA DIBACAKAN, IMAM
MEMBUAT TANDA SALIB DARI ALTAR, MENYAMPAIKAN
SALAM DAN MEMBACA ANTIFON lalu misa seperti biasa.

Pemberkatan Daun Palma
Umat dapat menerima berkat untuk daun palma secara online seperti saat berkat penutup misa dengan Sakramen Mahakudus.
Umat dipersilakan menyiapkan ranting palma atau ranting lain (Lih. SE Perayaan Paskah dan persiapannya no. 29) di rumah masing-masing. Sedapat mungkin tidak menyiapkan daun palma bersama-sama untuk menghindari kerumunan.

UPACARA MASUK

TANDA SALIB
Imam dan umat menandai diri dengan TANDA SALIB sambil berkata:
I Dalam nama Bapa  dan Putra dan Roh Kudus.
U Amin.

SALAM
Sambil membuka tangan, imam menyampaikan SALAM kepada umat.
I Tuhan bersamamu.
U Dan bersama rohmu.

PENGANTAR
I Saudara-saudari terkasih, sejak awal masa Prapaskah kita menyiapkan diri dengan olah tobat dan karya amal kasih. Pada Minggu Palma ini, bersama seluruh umat Allah kita mengawali misteri Paskah Tuhan kita, yakni sengsara, wafat dan kebangkitan-Nya dengan cara yang khusus berkenaan dengan merebaknya wabah virus corona.

Dengan penuh iman dan bakti, marilah kita mengiringi Tuhan kita Yesus memasuki kota Yerusalem. Dengan demikian kita memetik buah salib suci, yakni kebangkitan dan kehidupan.

BERKAT UNTUK DAUN PALMA
I Marilah kita berdoa (Imam merentangkan tangan)
Ya Allah, tambahkanlah iman kami yang berharap padaMu, dan dengan murah hati dengarkanlah doa-doa kami. semoga kami yang hari ini memegang daun palma untuk mengelu-elukan Kristus, juga menghormati Engkau dengan hidup baik menurut semangat Kristus. Sebab Dialah Tuhan, Penganatara kami.
U Amin
Lalu Imam memerciki daun palma dengan air suci tanpa mengucapkan apa-apa.

BACAAN INJIL Mat. 21:1-11
I Tuhan bersamamu.
U Dan bersama rohmu.
I Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:

“Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan.”

Dalam perjalanan ke Yerusalem, ketika Yesus dan muridmurid-Nya telah dekat Yerusalem dan tiba di Betfage yang terletak di Bukit Zaitun, Yesus menyuruh dua orang muridNya dengan pesan, “Pergilah ke kampung yang di depanmu itu. Di situ kamu akan segera menemukan seekor keledai betina tertambat, dan anaknya ada di dekatnya.

Lepaskanlah keledai itu dan bawalah keduanya kepada-Ku.
Jikalau ada orang menegur kamu, katakanlah ‘Tuhan memerlukannya. Ia akan segera mengembalikannya’.” Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh para nabi: Katakanlah kepada Putri Sion: Lihat, Rajamu datang kepadamu! Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda. Maka pergilah kedua murid itu, dan berbuat seperti yang ditugaskan Yesus kepada mereka. Mereka membawa keledai betina itu bersama anaknya, lalu mengalasinya dengan pakaian mereka, dan Yesus pun naik ke atasnya. Orang banyak yang sangat besar jumlahnya menghamparkan pakaiannya di jalan; ada yang memotong ranting-ranting pohon dan menyebarkannya di jalan. Dan orang banyak yang berjalan di depan dan di belakang Yesus berseru, “Hosanna bagi Anak Daud! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan! Hosanna di tempat yang mahatinggi!” Ketika Yesus masuk ke Yerusalem, gemparlah seluruh kota itu, dan orang banyak berkata, “Siapakah orang ini?” Dan orang banyak itu menyahut, “Inilah Nabi Yesus dari Nazaret di Galilea!” Demikianlah Injil Tuhan.
U Terpujilah Kristus.

Imam lalu membaca Antifon Pembuka (Yoh. 22:1.12-13.Mzm 24.9-10)
* Enam hari sebelum Hari Raya Paska, tatkala Tuhan memasuki kota Yerusalem, anak-anak menyongsong Dia. Mereka membawa daun palma dan bersorak gembira:
* Hosanna di tempat yang mahatinggi. Diberkatilah Engkau yang datang denganmembawa kerahiman berlimpah. Tinggikan tiangmu, hai gapura-gapura, dan lebarkanlah dirimu, hai gerbang abadi, supya masuklah raja mulia. Siapakah itu raja mulia? Allah segala kuasa. Dialah Raja mulia.
* Hosanna di tempat yang mahatinggi. Diberkatilah Engkau yang datang dengan membawa kerahiman melimpah.

DOA PEMBUKA
I Marilah kita berdoa. ( hening sejenak )
Allah Yang Mahakuasa dan Kekal, Engkau telah menyerahkan Juru Selamat kami yang telah menjadi manusia dan direndahkan sampai wafat di salib, sebagai teladan kerendahan bagi umat manusia. Perkenankanlah, agar kami meneladani sengsara-Nya dan pantas untuk bangkit bersama Dia. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.
U Amin.

LITURGI SABDA

Catatan: Untuk Perayaan Ekaristi hari ini disediakan 3 bacaan; sangat dianjurkan agar ketiga-tiganya dibacakan, kecuali alasan pastoral menyarankan lain. Mengingat pentingnya Kisah Sengsara Tuhan, Imam, sesudah mempertimbangkan situasi jemaat, dapat mengambil salah satu dari kedua bacaan sebelum Injil, atau bahkan hanya mengambil Kisah Sengsara Tuhan, kalau terpaksa boleh yang singkat.

BACAAN PERTAMA Yes. 51:4-7
L Pembacaan dari Kitab Yesaya:

“Aku tidak menyembunyikan mukaku ketika aku dinodai, karena aku tahu bahwa aku tidak akan mendapat malu.”

Tuhan Allah telah memberikan kepadaku lidah seorang murid supaya dengan perkataanku aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid. Tuhan Allah telah membuka telingaku, dan aku tidak memberontak, tidak berpaling ke belakang. Aku memberi punggungku kepada orang-orang yang memukul aku, dan pipiku kepada orang-orang yang mencabuti janggutku. Aku tidak menyembunyikan mukaku ketika aku dinodai dan diludahi. Tetapi Tuhan Allah menolong aku; sebab itu aku tidak mendapat noda. Maka aku meneguhkan

hatiku seperti teguhnya gunung batu, karena aku tahu bahwa aku tidak akan mendapat malu.

Demikianlah Sabda Tuhan
U Syukur kepada Allah

MAZMUR TANGGAPANMzm. 22:8-9.17-18a.19-20.23-24;Ul:2aUlangan:
Allahku, ya Allahku, mengapa Kau tinggalkan daku?
Ayat:
1. Semua yang melihat aku mengolok-olok; mereka mencibir dan menggelengkan kepala! Mereka bilang: “Ia pasrah kepada Allah! Biarlah Allah yang meluputkannya, biarlah Allah melepaskannya! Bukankah Allah berkenan kepadanya?
2. Sekawanan anjing mengerumuni aku; gerombolan penjahat mengepung aku, mereka menusuk tangan dan kakiku. Segala tulangku dapat kuhitung.
3. Mereka membagi pakaianku di antara mereka, dan membuang undian atas jubahku. Tetapi Engkau, ya Tuhan, janganlah jauh; Ya kekuatanku, segeralah menolong aku.

BACAAN KEDUA Flp. 2:6-11
L Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Filipi:

“Yesus Kristus telah merendahkan diri, maka Allah sangat meninggikan Dia.”

Saudara-saudara, walaupun dalam rupa Allah, Kristus Yesus tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan. Sebaliknya Ia telah mengosongkan diri dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan menganugerahi-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lututlah segala yang ada di langit, yang ada di atas dan di bawah bumi, dan bagi

kemuliaan Allah Bapa semua lidah mengakui: Yesus Kristus adalah Tuhan.

Demikianlah Sabda Tuhan.
U Syukur kepada Allah.

BAIT PENGANTAR INJIL Flp. 2:8-9
Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
S Kristus taat untuk kita sampai wafat-Nya di salib. Dari sebab itulah Allah sangat meninggikan Dia, dan menganugerahkan nama yang paling luhur kepada-Nya.

BACAAN INJIL SINGKAT Mat 27:11–54
Dibacakan oleh Imam atau diakon sendiri Inilah Kisah Sengsara Tuhan kita Yesus Kristus menurut Matius:

Sesudah ditangkap dan dihadapkan ke Mahkamah Agung Yahudi, Yesus lalu dihadapkan kepada walinegeri, yakni Pilatus. Dan walinegeri bertanya kepada Yesus, “Benarkah Engkau raja orang Yahudi?” Jawab Yesus, “Engkau sendiri mengatakannya!” Tetapi atas tuduhan yang diajukan imam-imam kepala dan tua-tua terhadap diri-Nya, Yesus tidak memberi jawaban apa pun. Maka kata Pilatus kepada-Nya, “Tidakkah Engkau dengar betapa banyak tuduhan saksi-saksi ini terhadap Engkau?” Tetapi Yesus tidak menjawab sepatah kata pun, sehingga walinegeri itu sangat heran. Telah menjadi kebiasaan bagi walinegeri untuk membebaskan seorang hukuman pada tiap-tiap hari raya atas pilihan orang banyak. Pada waktu itu ada dalam penjara seorang yang terkenal kejahatannya, namanya Barabas. Karena mereka telah berkumpul di sana, Pilatus bertanya kepada nereka, “Siapa yang kamu kehendaki kubebaskan bagimu, Barabas atau Yesus yang disebut Kristus?” Pilatus sebenarnya tahu bahwa mereka telah menyerahkan Yesus karena dengki. Ketika Pilatus sedang duduk di kursi pengadilan, istrinya mengirim pesan kepadanya, “Jangan engkau mencampuri perkara Orang benar itu, sebab dalam mimpi tadi malam aku sangat menderita karena Dia.” Tetapi oleh hasutan imam-imam kepala dan tua-tua, orang banyak bertekad meminta supaya Barabas dibebaskan, dan Yesus

dihukum mati. Walinegeri menjawab dan bertanya lagi kepada mereka, “Siapa di antara kedua orang itu yang kamu kehendaki kubebaskan bagimu?” Kata mereka, “Barabas!” Kata Pilatus kepada mereka, “Kalau begitu, apakah yang harus kuperbuat dengan Yesus yang juga disebut Kristus?” Mereka semua berseru, “Ia harus disalibkan!” Ketika Pilatus melihat bahwa segala usaha akan sia-sia, malah sudah mulai timbul kekacauan, ia mengambil air dan membasuh tangannya di hadapan orang banyak seraya berkata, “Aku tidak bersalah terhadap darah orang ini! Itu urusan kamu sendiri!” Dan seluruh rakyat itu menjawab, “Biarlah darahNya ditangungkan atas kami dan atas anak-anak kami!” Lalu Pilatus membebaskan Barabas bagi mereka, tetapi Yesus disesahnya, lalu diserahkannya untuk disalibkan. Serdaduserdadu walinegeri membawa Yesus ke gedung pengadilan, lalu memanggil seluruh pasukan berkumpul sekeliling Yesus. Mereka menanggalkan pakaian Yesus dan mengenakan jubah ungu padaNya. Mereka menganyam sebuah makota duri, dan menaruhnya di atas kepala Yesus, lalu memberi Dia sebatang buluh di tangan kanan-Nya. Kemudian mereka berlutut di hadapan-Nya dan mengolok-olok Dia, “Salam, hai Raja orang Yahudi!” Mereka meludahi-Nya, lalu mengambil buluh itu dan memukulkannya kepada-Nya. Sesudah mengolok-olok Dia, mereka menanggalkan jubah itu dari pada-Nya dan mengenakan kembali pakaian-Nya sendiri. Kemudian mereka membawa Yesus ke luar untuk di salibkan. Ketika berjalan ke luar kota, mereka berjumpa dengan seorang dari Kirene yang bernama Simon. Orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus. Maka sampailah mereka di suatu tempat yang bernama Golgota, artinya: Tempat Tengkorak. Lalu mereka memberi Yesus minum anggur bercampur empedu; setelah mengecapnya, Yesus tidak mau meminumnya. Sesudah menyalibkan Yesus, para serdadu membagi-bagi pakaian Yesus dengan membuang undi. Lalu mereka duduk di situ menjaga Dia. Di atas kepala Yesus terpasang tulisan yang menyebut alasan mengapa Ia dihukum: Inilah Yesus Raja Orang Yahudi. Bersama dengan Yesus disalibkan dua orang penyamun, seorang di sebelah kanan dan seorang di sebelah kiri-Nya. Orang-orang di sana yang lewat menghujat Yesus, dan sambil menggelengkan
kepala mereka berkata, “Hai, Engkau yang mau merobohkan Bait
Suci dan mau membangunnya kembali dalam tiga hari,

selamatkanlah diri-Mu! Jikalau Engkau Anak Allah, turunlah dari salib!” Demikian juga imam-imam kepala bersama ahli Taurat dan tua-tua mengolok-olokkan Yesus dan berkata, “Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan! Dia Raja Israel? Baiklah Ia turun dari salib, dan kami akan percaya kepada-Nya. Ia menaruh harapan-Nya pada Allah; biarlah Allah menyelamatkan Dia; jikalau Allah berkenan kepada-Nya! Karena Ia telah berkata: Aku adalah Anak Allah.” Bahkan penyamunpenyamun yang disalibkan bersama dengan Yesus mencela-Nya demikian juga. Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga. Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring, “Eli, Eli, lama sabakhtani? Artinya: Alahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?” Mendengar itu, beberapa orang yang berdiri di situ berkata, “Ia memanggil Elia!” Dan segera mendekatlah seorang dari mereka; ia mengambil bunga karang, mencelupkannya ke dalam anggur asam, lalu mencucukannya pada sebatang buluh dan memberi Yesus minum. Tetapi orang-orang lain berkata, “Jangan, baiklah kita lihat, apakah Elia datang untuk menyelamatkan Dia.” Yesus berseru pula dengan suara nyaring. Lalu menyerahkan nyawa-Nya.

(Semua hening sejenak merenungkan wafat Tuhan)
Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah, dan terjadilah gempa bumi. Bukit-bukit batu terbelah dan kubur-kubur terbuka, dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit. Dan sesudah kebangkitan Yesus, mereka pun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus, dan menampakkan diri kepada banyak orang. Ketika menyaksikan gempa bumi dan apa yang telah terjadi, kepala pasukan dan prajurit-prajurit yang menjaga Yesus lalu berkata, “Sungguh, Orang ini adalah Anak Allah

Demikianlah Injil Tuhan.
HOMILI
Sesudah kisah sengsara, bila mungkin, diadakan homili singkat, atau saat hening sejenak.

SYAHADAT

DOA UMAT
IBersama Yesus yang taat sampai wafat, tetapi dijunjung tinggi oleh Bapa-Nya, marilah kita menghadap Bapa dan berdoa.

P Bagi Gereja yang menderita.
Ya Bapa Yang Mahakuasa, tabahkanlah kami semua terutama dalam menghadapi pandemi Virus Coron ini. Berkatilah kami agar tetap berpengharapan, dan membawa harapan itu kepada sesama kami bahwa sesudah masa berat ini akan datang kebebasan. Kami mohon … U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

P Bagi para pemimpin masyarakat.
Ya Bapa Yang Mahakudus, dampingilah para pemimpin masyarakat kami, agar dengan tabah tetap memperjuangkan kesejahteraan umum dan tidak tergoda untuk mementingkan kepentingan sendiri. Semoga mereka tetap bersemangat dalam memastikan rasa aman bagi seluruh masyarakat dengan kerja kerasnya. Kami mohon U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

P Bagi para petugas medis, para dokter, perawat dan petugas rumah sakit, para relawan dan regu penolong:
Ya Bapa yang penuh kasih, berkatilah dan dampingilah saudara-saudari kami yang sedang berjuang untuk menolong sesama agar dengan rela dan penuh iman mempersatukan usahanya dengan keyakinan akan pemeliharaan-Mu. Kami mohon… U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

P Bagi seluruh umat di tempat masing-masing.
Ya Bapa Yang Mahamurah, curahilah kami semangat Yesus Kristus, Putra-Mu, agar kami dapat saling membantu dalam masa-masa ini, tetap gembira dan berpengharapan, bahwa
akan ada kebangkitan. Kami mohon … U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

I Allah Bapa kami di surga, demi cinta kasih-Mu, Engkau menghendaki kami menjadi putra dan putri-Mu berkat jasa Yesus Kristus Putra-Mu. Kami mohon terimalah dan kabulkanlah permohonan doa kami. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.
U Amin.

LITURGI EKARISTI

PERSIAPAN PERSEMBAHAN

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN
I Ya Allah, semoga oleh penderitaan Putra Tunggal-Mu, pendamaian-Mu dengan kami semakin mendekat. Kami tidak mampu mencapainnya dengan usaha kami sendiri, namun kami sudah merasakannya, berkat kurban yang penuh daya ini dan karena belas kasih-Mu. Dengan pengantara Kristus, Tuhan kami.
U Amin.

PREFASI Minggu Sengsara
I Sungguh layak dan sepantasnya, bahwa kami selalu dan di mana pun kami bersyukur kepada-Mu, Tuhan, Bapa yang Kudus, Allah yang Mahakuasa dan kekal: dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami. Ia yang tidak bersalah, rela menderita bagi orang berdosa dan rela dihukum dengan tidak adil bagi orang jahat. Wafat-Nya menghapus dosa kami dan kebangkitan-Nya menyelamatkan kami. Maka, bersama semua Malaikat kami pun memuji Dikau dan bersorak gembira sambil bernyanyi/berseru: U Kudus, kudus, kuduslah Tuhan …

DOA SYUKUR AGUNG
Doa Syukur Agung silakan memilih sendiri yang disesuaikan dengan perayaan Minggu Sengsara Tuhan.

BAPA KAMI PERSIAPAN KOMUNI

DOA KOMUNI BATIN BAGI UMAT
Yesusku, aku percaya, Engkau sungguh hadir dalam Sakramen Mahakudus.

Aku mencintai-Mu lebih dari segalanya, dan aku merindukan kehadiran-Mu dalam jiwaku.

Karena sekarang aku tak dapat menyambut-Mu dalam Sakramen Ekaristi, datanglah sekurang-kurangnya secara rohani ke dalam hatiku.

Karena Engkau hadir di sini, aku memeluk-Mu dan mempersatukan diriku sepenuhnya kepada-Mu.

Jangan biarkan aku terpisah daripada-Mu. Amin.

Antifon Komuni Mat. 26:42
*Ya Bapa, jika tak mungkin piala ini Kulewati tanpa meminumnya, maka jadilah kehendak-Mu.

DOA SESUDAH KOMUNI
I Marilah kita berdoa. (hening sejenak)
Allah Bapa Yang Maharahim, dengan gembira kami telah menerima Putra-Mu di tengah-tengah kami sebagai santapan rohani bagi kami. Kami mohon, kuatkanlah kami dalam memanggul salib kami masing-masing dan terus mengikuti jejak-Nya menempuh jalan penderitaan menuju kebangkitan yang mulia. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami.
U Amin.

RITUS PENUTUP

BERKAT PENUTUP I Tuhan bersamamu.
U dan bersama rohmu.

Imam mengulurkan kedua belah tangan ke arah umat

I Ya Bapa, sudilah memandang anak-anak-Mu yang berada di tempat masing-masing karena kondisi yang kami hadapi. Sebab demi keselamatan mereka, Tuhan kami Yesus Kristus tidak ragu-ragu menyerahkan diri ke tangan para penjahat dan menderita siksaan salib. Dialah penyelamat kami kini dan sepanjang masa.
U Amin.
I Semoga Saudara sekalian dilindungi, dibimbing, dan diberkati oleh Allah yang mahakuasa: Bapa  dan Putra dan
Roh Kudus.
U Amin.
I Saudara sekalian Perayaan Ekaristi kita sudah selesai.
U Syukur kepada Allah.
I Anda semua diutus untuk mewartakan kasih Tuhan.
U Amin.

 

PERAYAAN KAMIS PUTIH

RITUS PEMBUKA

ANTIFON PEMBUKA Gal. 6:14
* Kita harus bangga akan salib Tuhan kita Yesus Kristus:
pohon keselamatan, kehidupan dan kebangkitan kita, sumber penebusan dan pembebasan kita.

TANDA SALIB
Imam dan umat menandai diri dengan TANDA SALIB sambil berkata:
I Dalam nama Bapa  dan Putra dan Roh Kudus.
U Amin.

SALAM
Sambil membuka tangan, imam menyampaikan SALAM kepada umat.
I Tuhan bersamamu.
U Dan bersama rohmu.

PENGANTAR
I Hari Kamis Putih merupakan perayaan kenangan Perjamuan Malam Terakhir. Ini bukan perjamuan keputusasaan, kesedihan, melainkan perjamuan yang penuh keakraban, perjamuan persaudaraan, penuh makna. Perjamuan itu simbol penyerahan hidupnya yang total, Tubuh dan Darah-Nya diberikan demi keselamatan muridmurid-Nya. Itulah Ekaristi kudus, kenangan Kurban Salib Kristus. Pemberian diri Yesus yang sehabis-habisnya itu dilambangkan pula dalam Upacara Pembasuhan Kaki para

rasul yang akan kita kenang dalam keheningan. Untuk semua pengorbanan dan cinta Tuhan kita diajak untuk juga memberi pelayanan yang sama yaitu rela melayani dengan kasih dan cinta. Sumber kekuatan akan senantiasa ditemukan saat kita rayakan perjamuan Tuhan dalam
Ekaristi.

TOBAT
I Tuhan Yesus Kristus, demi cinta kasih-Mu, Engkau rela merendahkan diri dengan membasuh kaki para murid.
Tuhan kasihanilah kami. U Tuhan kasihanilah kami.
I Dalam Ekaristi, Engkau mengorbankan Diri bagi kami semua.
Kristus, kasihanilah kami. U Kristus, kasihanilah kami.
I Demi cinta kasih-Mu, dalam Ekaristi, Engkau memberikan Tubuh dan Darah-Mu kepada kami, agar tetap bersatu dengan kami.
Tuhan, kasihanilah kami. U Tuhan, kasihanilah kami.
I Semoga Allah yang Mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U Amin.

Kemudian Imam mengidungkan/mendaraskan MADAH KEMULIAAN.
MADAH KEMULIAAN
I Kemuliaan kepada Allah di surga … Dan damai di bumi kepada orang
Yang berkenan kepada-Nya
Kami memuji Dikau
Kami meluhurkan Dikau
Kami menyembah Dikau
Kami memuliakan Dikau Kami bersyukur kepada-Mu, karena kemuliaan-Mu yang besar
Ya Tuhan Allah, raja surgawi,

Allah Bapa yang mahakuasa
Ya Tuhan Yesus Kristus, Putra yang tunggal.
Ya Tuhan Allah, Anak Domba Allah, Putra Bapa.
Engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami. Engkau yang menghapus dosa dunia, Kabulkanlah doa kami.
Engkau yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami.
Karena hanya Engkaulah kudus.
Hanya Engkaulah Tuhan.
Hanya Engkaulah mahatinggi, ya Yesus Kristus,
Bersama dengan Roh Kudus, dalam kemuliaan Allah Bapa Amin.

DOA PEMBUKA
I Marilah kita berdoa. (hening sejenak)
Ya Allah, dalam perjamuan malam yang amat kudus ini, Putra Tunggal-Mu menyerahkan diri-Nya kepada kematian, mempercayakan kepada Gereja kurban yang baru dan kekal, serta perjamuan cinta kasih-Nya. Semoga kami yang merayakan perjamuan malam ini menimba kepenuhan kasih dan hidup dari misteri yang luhur dan agung itu. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah sepanjang segala masa.
U Amin.

LITURGI SABDA

BACAAN PERTAMA Kel. 12:1-8.11-14
L Pembacaan dari Kitab Keluaran:

“Ketetapan tentang Perjamuan Paskah.”

Pada waktu itu berfirmanlah Tuhan kepada Musa dan Harun
di tanah Mesir, “Bulan ini akan menjadi permulaan segala bulan bagimu, bulan yang pertama bagimu tiap-tiap tahun. Katakanlah kepada segenap jemaat Israel, ‘Pada tanggal sepuluh bulan ini hendaklah diambil seekor anak domba oleh masing-masing menurut kaum keluarga, seekor anak domba untuk tiap-tiap rumah tangga. Tetapi jika rumah tangga itu terlalu kecil jumlahnya untuk menghabiskan seekor anak domba, maka hendaklah ia bersama dengan tetangga yang terdekat mengambil seekor menurut jumlah jiwa; tentang anak domba itu, kamu buatlah perkiraan menurut keperluan tiap-tiap orang. Anak dombamu itu harus jantan, tidak bercela dan berumur satu tahun; kamu boleh mengambil domba, boleh kambing. Anak domba itu harus kamu kurung sampai tanggal empat belas bulan ini. Lalu seluruh jemaat Israel yang berkumpul harus menyembelihnya pada senja hari. Darahnya harus diambil sedikit dan dioleskan pada kedua tiang pintu dan pada ambang atas rumah, tempat orang-orang makan anak domba itu. Pada malam itu juga mereka harus memakan dagingnya yang dipanggang; daging panggang itu harus mereka makan dengan roti yang tidak beragi dan sayuran pahit. Beginilah kamu harus memakannya; pinggangmu berikat, kaki berkasut, dan tongkat ada di tanganmu. Hendaknya kamu memakannya cepat-cepat. Itulah Paskah bagi Tuhan. Sebab pada malam ini Aku akan menjelajahi negeri Mesir, dan membunuh semua anak sulung hewan, dan semua dewata Mesir akan Kujatuhi hukuman. Akulah Tuhan. Adapun darah domba itu menjadi tanda bagimu pada rumah-rumah tempat kamu tinggal. Apabila Aku melihat darah itu, maka Aku akan melewati kamu. Jadi tidak akan ada tulah kemusnahan di tengah-tengah kamu, pada saat Aku menghukum negeri Mesir. Hari ini harus menjadi hari peringatan bagimu, dan harus kamu rayakan sebagai hari raya bagi Tuhan turuntemurun.”

Demikianlah Sabda Tuhan.
U Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN Mzm. 116:12-13.15-16bc.17-18;
Ul:lih.1Kor. 10:lh.16

Ulangan:(PS. 856)
Inilah Tubuh-Ku yang diserahkan bagimu. Inilah Darah-Ku yang ditumpahkan bagimu. Lakukanlah ini akan peringatan kepada-Ku.
Ayat:
1. Bagaimana akan kubalas kepada Tuhan, segala kebaikanNya kepadaku? Aku akan mengangkat piala keselamatan, dan akan menyerukan nama Tuhan.
2. Sungguh berhargalah di mata Tuhan kematian semua orang yang dikasihi-Nya. Ya Tuhan, aku hamba-Mu; aku hambaMu, anak dari sahaya-Mu. Engkau telah melepaskan belengguku.
3. Aku akan mempersembahkan kurban syukur kepada-Mu, dan akan menyerukan nama Tuhan. Aku akan membayar nazarku kepada Tuhan di depan seluruh umat-Nya.

BACAAN KEDUA 1Kor. 11:23-26
L Pembacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada
Jemaat di Korintus:

“Setiap kali kamu makan dan minum, kamu mewartakan wafat Tuhan.”
Saudara-saudara, apa yang telah kuteruskan kepadamu ini telah aku terima dari Tuhan, yaitu bahwa Tuhan Yesus, pada malam Ia diserahkan, mengambil roti, dan setelah mengucap syukur atasnya, Ia memecah-mecah roti itu seraya berkata, “Inilah tubuh-Ku, yang diserahkan bagimu; perbuatlah ini untuk mengenangkan Daku!” Demikian juga Ia mengambil cawan, sesudah makan, lalu berkata, “Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan dalam darah-Ku. Setiap kali kamu meminumnya, perbuatlah ini untuk mengenangkan Daku.” Sebab setiap kali kamu makan roti ini

dan minum dari cawan ini, kamu mewartakan wafat Tuhan sampai Ia datang.

Demikianlah Sabda Tuhan.
U Syukur kepada Allah.

BAIT PENGANTAR INJIL Yoh. 13:34
S Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
U Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
S Aku memberitakan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihimu.
U Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.

BACAAN INJIL Yoh. 13:1-15
I Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:

“Ia mengasihi mereka sampai saat terakhir.”

Sebelum Hari Raya Paskah mulai, Yesus sudah tahu bahwa saatnya sudah tiba untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa. Sebagaimana Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya, demikianlah sekarang Ia mengasihi mereka sampai saat terakhir. Ketika mereka sedang makan bersama, Iblis membisikkan dalam hati Yudas Iskariot, anak Simon, rencana untuk mengkhianati Yesus. Yesus tahu, bahwa Bapa telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya dan bahwa Ia datang dari Allah dan akan kembali kepada Allah. Maka bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya. Ia mengambil sehelai kain lenan dan mengikatkannya pada pinggang-Nya. Kemudian, Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi, dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya, lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggangNya itu. Maka sampailah Ia kepada Simon Petrus. Kata
Petrus kepada-Nya, “Tuhan, Engkau hendak membasuh kakiku?” Jawab Yesus kepadanya, “Apa yang Kuperbuat, engkau tidak mengerti sekarang, tetapi engkau akan
memahaminya kelak.” Kata Petrus kepada-Nya, “Selama-

lamanya Engkau tidak akan membasuh kakiku!” Jawab Yesus, “Jikalau Aku tidak membasuh engkau, engkau tidak akan mendapat bagian bersama Aku.” Kata Simon Petrus kepada-Nya, “Tuhan, jangan hanya kakiku saja, tetapi juga tangan dan kepalaku!” Kata Yesus kepadanya,
“Barangsiapa sudah mandi, cukuplah ia membasuh kakinya, karena ia sudah bersih seluruhnya. Kamu pun sudah bersih, hanya tidak semua!” Yesus tahu siapa yang akan menyerahkan Dia; karena itu Ia berkata, “Tidak semua kamu bersih.” Sesudah membasuh kaki mereka, Yesus mengenakan pakaian-Nya dan kembali ke tempat-Nya. Lalu Ia berkata kepada mereka, “Mengertikah kamu apa yang Kuperbuat kepadamu? Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. Nah, jikalau Aku, Tuhan dan Gurumu, membasuh kakimu, maka kamu pun wajib saling membasuh kaki. Sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepadamu, supaya kamu juga berbuat suatu teladan kepadamu, supaya kamu juga berbuat seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.”

Berbahagialah orang yang mendengarkan Sabda Tuhan, dan tekun melaksanakannya.
U Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran, dan hidup kami.

HOMILI
PEMBASUHAN KAKI DITIADAKAN (EDARAN Kongregasi Ibadat dan Tata tertib Sakramen No. 153/20, tanggal 19 Maret 2020 – diperbarui tanggal 25 Maret 2020 oleh Kongregasi yang sama dan Edaran Uskup Agung KAS No. 0338/A/X/20-15) diganti dengan saat hening merenungkan kasih Tuhan.

Antifon 2 Bdk. Yoh. 13:12,13,15
* Sesudah makan bersama murid-murid-Nya, Tuhan Yesus membasuh kaki mereka, dan bersabda kepada mereka: Mengertikah kamu, apa yang Aku, Tuhan dan Gurumu, telah perbuat kepadamu? Aku memberi kamu teladan, supaya kamu pun berbuat demikian.

DOA UMAT
I Dengan membasuh kaki para murid-Nya, Yesus telah memberikan perintah baru agar kita saling melayani dan saling mencintai. Marilah kita berdoa kepada Bapa agar dapat melaksanakan perintah baru itu dengan sepenuh hati.

L Bagi Sri Paus, para Uskup dan para Imam.
Semoga Sri Paus dan Uskup kami, serta para Imam dapat melakukan tugas penggembalaan mereka dengan rendah hati seperti Yesus yang membasuh kaki murid-murid-Nya terutama pada masa-masa darurat Covid-19 dan
memerlukan solidaritas yang nyata ini. Kami mohon … U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L Bagi para pemimpin masyarakat.
Semoga para pemimpin masyarakat selalu mendasari tugas pelayanannya dengan Sabda Yesus sendiri untuk saling melayani satu sama lain demi keselamatan bersama. Kami mohon …
U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L Bagi orang-orang yang menderita.
Semoga keteladanan Kristus dalam mengasihi para muridNya menggugah setiap orang untuk terlibat dalam memberi pertolongan dan kasih bagi orang-orang yang sedang menderita. Kami mohon …
U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L Bagi kita semua.
Semoga kami semua pada hari ini memperbarui niat untuk saling mengasihi dan bekerja sama dalam keluarga kami

masing-masing, sehingga nilai hidup kristiani keluarga kami terpancar pula di dalam kehidupan bermasyarakat. Kami mohon …
U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

I Ya Allah, Bapa Maha Pengasih, dengarkanlah permohonan kami. Semoga kami belajar sabar dan rela berkorban bagi sesama seperti Yesus Kristus, Tuhan kami.
U Amin.

LITURGI EKARISTI

PERSIAPAN PERSEMBAHAN
PREFASI Ekaristi I
I Sungguh layak dan sepantasnya, ya Bapa yang kudus, Allah yang kekal dan kuasa, bahwa di manapun juga kami senantiasa bersyukur kepada-Mu dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami.
Sebab ketika mengadakan perjamuan terakhir bersama murid-murid-Nya, Kristus mempersembahkan diri-Nya sendiri sebagai Anak Domba tak bernoda dan sebagai kurban pujian sempurna yang berkenan kepada-Mu. Kurban salib yang membawa keselamatan itu kami kenangkan untuk selama-lamanya.
Dalam perayaan suci ini ya Bapa, umat kudus-Mu dikuatkan dan disucikan supaya bangsa manusia yang mendiami satu bumi ini diterangi oleh satu iman dan disentosakan oleh satu ikatan cinta kasih. Maka kami pun mengambil bagian dalam perjamuan agung ini supaya memperoleh kasih karunia-Mu yang menjadikan kami manusia baru. Dan bersama semua penghuni surga kami mewartakan keagungan-Mu dengan berseru:
U Kudus, kudus, kuduslah Tuhan …

DOA SYUKUR AGUNG BAPA KAMI

PERSIAPAN KOMUNI

DOA KOMUNI BATIN BAGI UMAT
Yesusku, aku percaya, Engkau sungguh hadir dalam Sakramen Mahakudus.

Aku mencintai-Mu lebih dari segalanya, dan aku merindukan kehadiran-Mu dalam jiwaku.

Karena sekarang aku tak dapat menyambut-Mu dalam Sakramen Ekaristi, datanglah sekurang-kurangnya secara rohani ke dalam hatiku.

Karena Engkau hadir di sini, aku memeluk-Mu dan mempersatukan diriku sepenuhnya kepada-Mu.

Jangan biarkan aku terpisah daripada-Mu. Amin.

Antifon Komuni 1Kor. 11:24,25
* Inilah tubuh-Ku, yang dikurbankan bagimu. Inilah piala Perjanjian Baru dalam darah-Ku, Sabda Tuhan. Setiap kali kamu menyambutnya, lakukanlah untuk mengenangkan Daku.

DOA SESUDAH KOMUNI
I Marilah kita berdoa. (hening sejenak)
Allah Yang Mahakuasa, dalam hidup di dunia ini kami dikuatkan oleh Perjamuan Putra-Mu. Semoga kami layak untuk turut menikmati perjamuan abadi di surga. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U Amin.

ADORASI DAN BERKAT SAKRAMEN MAHAKUDUS

Dalam situasi darurat ini, demi alasan pastoral, perarakan Sakramen Mahakudus yang biasa memakai sibori dapat dilakukan dengan mentahtakannya dalam Monstrans agar umat dapat terbantu memandang Tuhannya dengan beberapa doa seperti berikut di bawah sebelum berkat diberikan.
(lih. Kongregasi Ibadat dan Tata tertib Sakramen, Eucharisticum
Mysterium, 1967. No.66)

DOA PEMBUKA
I/P Mari menimba air kehidupan.
U Dari sumber-sumber keselamatan.
I/P Marilah berdoa (hening sejenak)
Allah yang penuh belas kasih, dalam Hati Putera-Mu yang terlukai dosa-dosa kami, Engkau menganugerahkan kami,
cinta kasih-Mu yang tak terhingga. Perkenankanlah kami menyampaikan sembah bakti kami kepada-Nya dan mengamalkan tobat kami dalam langkah laku kami yang pantas. Demi Kristus Tuhan kami.
U Amin

MENDENGARKAN DAN MERESAPKAN SABDA
Umat diajak untuk merenungkan Sabda Tuhan melalui beberapa kutipan teks Kitab Suci untuk mengenangkan kembali ingatan akan kasih Tuhan dalam Perjamuan Ekaristi.
Yoh 13: 14
“Jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu”

Yoh 14: 1; 27
“Jangan gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepadaku”

“Damai-sejahtera Kutinggalkan bagimu; Damai-sejahteraKu Kuberikan kepadamu. Dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu”

Yoh 15: 7
“Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firmanKu tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya”

Yoh 16: 24
“Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatupun dalam namaKu. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu”

Yoh 17: 11
“Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada dalam dunia dan Aku datang kepadaMu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka mereka dalam namaMu, yaitu namaMu yang telah Engkau berikan kepadaKu, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita.”

SAAT HENING
Kemudian Imam mengajak umat untuk hening sejenak merenungkan Sabda Tuhan.
DOA SYUKUR ATAS EKARISTI
I Allah Bapa yang mahakuasa dan maharahim, dengan segenap hati kami bersyukur kepada-Mu karena dalam belas kasih-Mu yang besar Engkau telah memberi kami Putra-Mu yang tunggal menjadi pengantara dan kurban bagi dosa-dosa kami serta santapan bagi hidup yang kekal. Kami bersyukur pula sebab Putra-Mu, Yesus Kristus, telah mengadakan perjamuan malam yang suci dan Engkau telah menganugerahi kami kepercayaan untuk turut serta dalam kerinduan akan perjamuan itu agar boleh menerima keselamatan-Mu. Di dalam Ekaristi, kami boleh mengenangkan Tuhan kami dan mewartakan kematian-Nya
U Maka, kami mohon kepada-Mu, ya Allah dan Bapa mahasetia: berilah kiranya agar berkat karya Roh Kudus makin hari iman kami makin diteguhkan dan persatuan kami dengan Kristus makin dipererat. Permohonan ini kami sampaikan dengan perantaraan Kristus Tuhan kami yang bersama Dikau dan Roh Kudus, Hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.
DOA KEPADA SANTA PERAWAN MARIA, BUNDA SAKRAMEN MAHAKUDUS
I+U O, Perawan Maria, Bunda Sakramen Mahakudus, kemuliaan orang-orang Kristiani, sukacita seluruh Gereja, dan harapan seluruh Dunia, doakanlah kami. Kobarkanlah dalam hati kami dan semua orang beriman, devosi yang hidup kepada Ekaristi Mahakudus sehingga mereka semua menjadi pantas untuk menerima Komuni Suci setiap hari.
I Doakanlah kami, ya Santa Perawan Maria Tak Bernoda,
Bunda Sakramen Mahakudus
U Agar Kerajaan EKaristi Yesus Kristus tinggal di antara kita
PEMBERKATAN/SUJUD MOHON BERKAT
Kemudian Imam mempersiapkan diri sebelum pemberkatan dengan mendupai Sakramen Mahakudus sembari menyanyikan Tantum Ergo.
Tantum Ergo
Tantum ergo Sacramentum Veneremur cernui: Et antiquum documentum Novo cedat ritui:
Praestet fides supplementum Sensuum defectui.

Genitori, Genitoque
Laus et iubilatio,
Salus, honor, virtus quoque Sit et benedictio: Procedenti ab utroque Compar sit laudatio. Amen.

PEMBERKATAN DENGAN SAKRAMEN MAHAKUDUS
Kemudian Imam menggunakan velum dan mengambil Sakramen Mahakudus untuk melakukan pemberkatan kepada umat.
DOA TERPUJILAH ALLAH
I Terpujilah Allah.
U Terpujilah nama-Nya yang kudus. I Terpujilah Yesus Kristus,
U Sungguh Allah sungguh manusia.
I Terpujilah nama Yesus.
U Terpujilah hati-Nya yang Mahakudus.
I Terpujilah Yesus,
U dalam Sakramen Mahakudus.
U Terpujilah Darah-Nya yang Maha indah. I Terpujilah Roh Kudus, U Penghibur kita.
I Terpujilah Bunda Allah yang tiada bandingnya,
U Perawan Maria yang amat suci I Terpujilah yang terkandung dengan suci, U dan tak bernoda. I Terpujilan nama Maria, U Perawan dan bunda.
I Terpujilah Bunda Maria,
U yang diangkat ke surga dengan mulia. I Terpujilah Santo Yusuf, U mempelainya yang amat suci.
I Terpujilah Allah.
U dalam para malaikat-Nya dan semua orang kudus.

Setelah selesai ditahtakan, Sakramen Mahakudus dimasukkan ke tabernakel dan dapat dilanjutkan dengan permenungan pribadi.

DILANJUTKAN PERMENUNGAN PRIBADI
(SATU JAM BERDOA)
DENGAN MEMBACA INJIL YOHANES Bab 13-17.

 

IBADAT JUMAT AGUNG

Altar sama sekali kosong; tanpa salib, lilin dan kain altar.
Imam dan Diakon, kalau ada, dengan mengenakan busana liturgi berwarna merah seperti yang biasanya dikenakan pada waktu misa. Imam menghadap ke arah umat dan sambil merentangkan tangan mengucapkan satu dari doa-doa berikut tanpa ajakan “Marilah berdoa.”

DOA PEMBUKA
I Ingatlah, ya Allah Bapa, akan belas kasih-Mu. Kuduskanlah dan lindungilah selalu hamba-hamba-Mu. Bagi merekalah Kristus, Putra-Mu, telah memulai misteri Paskah dengan penumpahan darah-Nya. Dialah Tuhan, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.
U Amin.

LITURGI SABDA
BACAAN PERTAMA Yes. 52:13-53:12

L Pembacaan dari Kitab Yesaya:

“Ia ditikam karena kejahatan kita.”

Beginilah firman Tuhan, “Sesungguhnya, hamba-Ku akan berhasil! Ia akan ditinggikan, disanjung dan dimuliakan! Seperti banyak orang tertegun melihat dia – rupanya begitu buruk, tidak seperti manusia lagi, dan tampaknya tidak

seperti anak manusia lagi, – demikianlah ia membuat tercengang banyak bangsa, dan raja-raja akan mengatupkan mulutnya melihat dia! Sebab apa yang tidak diceritakan kepada mereka akan mereka lihat, dan yang tidak mereka dengar akan mereka pahami. Maka mereka berkata: Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, kepada siapakah tangan kekuasaan Tuhan dinyatakan? Sebagai taruk hamba Yahwe tumbuh di hadapan Tuhan, dan sebagai tunas ia muncul dari tanah kering. Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan, dan biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia, dan bagi kita pun dia tidak masuk hitungan. Ia tidak tampan, dan semarak pun tidak ada padanya, sehingga kita tidak tertarik untuk memandang dia; dan rupanya pun tidak menarik, sehingga kita tidak terangsang untuk menginginkannya. Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kitalah yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Sesungguhnya dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; derita yang mendatangkan keselamatan bagi kita, ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing mengambil jalan sendiri! Tetapi Tuhan telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian. Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas, dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian, seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya. Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah. Orang menempatkan kuburnya di antara orangorang fasik, dan waktu mati ia ada di antara penjahatpenjahat, sekalipun ia tidak berbuat kekerasan, dan tipu tidak ada di dalam mulutnya. Tetapi Tuhan berkehendak meremukkan dia dengan kesakitan, dan apabila ia menyerahkan dirinya sebagai kurban silih, ia akan melihat

keturunannya, umurnya akan lanjut, dan kehendak Tuhan akan terlaksana karena dia. Sesudah kesusahan jiwanya, ia akan melihat terang dan menjadi puas. Sebab Tuhan berfirman, Hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul. Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan. Ini semua sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara para pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang, dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak.

Demikianlah Sabda Tuhan U Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN

Mzm. 31:2.6.12-13.15-16.17.25;
Ul: Luk 23:46 Ulangan:
Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu ‘kupercayakan jiwaku.

Ayat:
1. Pada-Mu ya Tuhan, aku berlindung, jangan sekali-kali aku mendapat malu. Luputkanlah aku oleh karena keadilan-Mu, ke dalam tangan-Mu kuserahkan nyawaku; sudilah membebaskan daku, Ya Tuhan Allah yang setia.
2. Di hadapan semua lawanku aku tercela, tetangga-tetanggaku merasa jijik. Para kenalanku merasa nyeri; mereka yang melihat aku cepat-cepat menyingkir, Aku telah hilang dari ingatan seperti orang mati. Telah menjadi seperti barang yang pecah.
3. Tetapi aku, kepada-Mu, ya Tuhan, aku percaya, aku berkata, “Engkaulah Allahku!” Masa hidupku ada dalam tangan-Mu, lepaskanlah aku dari musuh-musuhku dan bebaskan dari orang-orang yang mengejar aku!
4. Buatlah wajah-Mu bercahaya atas hamba-hamba-Mu, selamatkanlah aku oleh kasih setia-Mu! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai semua orang yang berharap hatimu.

BACAAN KEDUA Ibr. 4:14-16;5:7-9L Pembacaan dari Surat kepada orang Ibrani:

“Ia telah belajar menjadi taat, dan menjadi pokok keselamatan abadi bagi semua orang yang taat kepada-
Nya.”

Saudara-saudara, kita sekarang mempunyai Imam Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah. Maka baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita. Sebab Imam Agung yang kita punya, bukanlah imam agung yang tidak dapat turut merasakan kelemahan kita! Sebaliknya Ia sama dengan kita! Ia telah dicobai, hanya saja tidak berbuat dosa. Sebab itu marilah kita menghampiri takhta kerahiman Allah dengan penuh keberanian, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapatkan pertolongan pada waktunya. Dalam hidupnya sebagai manusia, Yesus telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut; dan karena kesalehan-Nya, Ia telah didengarkan. Akan tetapi sekalipun Anak, Ia telah belajar menjadi taat; ini ternyata dari apa yang telah diderita-Nya! Dan sesudah mencapai kesempurnaan, Ia menjadi pokok keselamatan abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya.

Demikianlah Sabda Tuhan U Syukur kepada Allah.

BAIT PENGANTAR INJIL
S Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
U Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
S Kristus taat untuk kita sampai wafat-Nya di salib. Dari sebab itulah, Allah mengagungkan Dia: Nama yang paling luhur dianugerahkan kepada-Nya.
U Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.

Kisah Sengsara dibacakan oleh Imam. Apabila ada seorang lektor, ia bisa merangkap menjadi narator, rakyat, dan peran lainnya selain peran YESUS.

KISAH SENGSARA (dibacakan oleh imam)Yoh. 18:1-9:42

N Inilah Kisah Sengsara Tuhan kita Yesus Kristus menurut Yohanes:

Seusai perjamuan Paskah, keluarlah Yesus dari ruang perjamuan bersama dengan murid-murid-Nya, dan mereka pergi ke seberang sungai Kidron. Di situ ada suatu taman. Yesus masuk ke taman itu bersama dengan murid-muridNya. Yudas, yang mengkhianati Yesus tahu juga tempat itu, karena Yesus sering berkumpul di situ dengan murid-muridNya. Maka datanglah juga Yudas ke situ bersama sepasukan prajurit dan penjaga-penjaga Bait Allah yang disuruh oleh imam-imam kepala dan orang-orang Farisi. Mereka datang lengkap dengan lentera, suluh dan senjata. Yesus tahu semua yang akan menimpa diri-Nya. Maka Ia maju ke depan dan berkata kepada mereka:  “Siapakah yang kamu cari?” N Jawab mereka:
S “Yesus dari Nazaret.” N Kata Yesus kepada mereka:
 “Akulah Dia.”
N Yudas yang mengkhianati Yesus berdiri juga di situ bersama-sama mereka. Ketika Yesus berkata kepada mereka: ‘Akulah Dia,’ mundurlah mereka dan jatuh ke tanah. Maka Yesus bertanya pula:
 “Siapakah yang kamu cari?”
N Jawab mereka,
SO “Yesus dari Nazaret!”
N Jawab Yesus,
 “Telah Kukatakan kepadamu, Akulah Dia. Jika Aku yang
kamu cari, biarkanlah mereka ini pergi.”
N Demikian hendaknya supaya genaplah firman yang telah dikatakan-Nya: Dari mereka yang Engkau serahkan kepada-
Ku, tidak seorangpun yang Kubiarkan hilang. Lalu Simon

Petrus, yang membawa pedang, menghunus pedang itu, menetakkannya kepada hamba Imam Agung dan memutuskan telinga kanannya. Nama hamba itu Malkhus. Kata Yesus kepada Petrus,
 “Sarungkanlah pedangmu itu! Bukankah Aku harus minum cawan yang diberikan Bapa kepada-Ku?”
N Maka pasukan prajurit serta perwiranya dan penjagapenjaga yang disuruh orang Yahudi itu menangkap Yesus dan membelenggu Dia. Lalu mereka membawa Yesus mulamula kepada Hanas, karena Hanas adalah mertua Kayafas, yang pada tahun itu menjadi Imam Agung; dan Kayafaslah yang telah menasihatkan kepada orang-orang Yahudi: Adalah lebih berguna jika satu orang mati untuk seluruh bangsa. Simon Petrus dan seorang murid lain mengikuti Yesus. Murid itu mengenal Imam Agung, dan ia masuk ke halaman istana Imam Agung itu. Tetapi Petrus tinggal di luar dekat pintu. Maka, murid lain tadi, yang mengenal Imam Agung, kembali ke luar, bercakap-cakap dengan perempuan penjaga pintu, lalu membawa Petrus masuk. Maka, kata
perempuan penjaga pintu itu kepada Petrus,
W “Bukankah engkau juga murid orang itu?”
N Jawab Petrus,
Ptr “Bukan!”
N Sementara itu hamba-hamba dan para penjaga Bait Allah telah memasang api arang, sebab hawa dingin waktu itu, dan mereka berdiri berdiang di situ. Petrus pun berdiri berdiang bersama-sama dengan mereka. Maka mulailah Imam Agung menanyai Yesus tentang para murid dan tentang ajaran-Nya. Jawab Yesus kepadanya,
 “Aku berbicara terus terang kepada dunia! Aku selalu mengajar di rumah-rumah ibadat dan di Bait Allah, tempat semua orang Yahudi berkumpul; Aku tidak pernah berbicara sembunyi-sembunyi. Mengapakah engkau menanyai Aku? Tanyailah mereka, yang telah mendengar apa yang Kukatakan kepada mereka; sungguh, mereka tahu apa yang telah Kukatakan.”
N Ketika Yesus berkata demikian, seorang penjaga yang berdiri di situ menampar muka Yesus sambil berkata,
S “Begitukah jawab-Mu kepada Imam Agung?”

N Jawab Yesus kepadanya,
 “Jikalau kata-Ku itu salah, tunjukkanlah salahnya, tetapi jikalau benar, mengapakah engkau menampar Aku?”
N Lalu Hanas mengirim Yesus terbelenggu kepada Kayafas, Imam Agung. Simon Petrus masih berdiri berdiang. Kata orang-orang di situ kepadanya,
R “Bukankah engkau juga seorang murid Yesus?”
N Petrus menyangkalnya, katanya,
Ptr “Bukan!”
N Salah seorang hamba Imam Agung, keluarga dari hamba yang telinganya dipotong Petrus, berkata kepadanya,
R “Bukankah engkau kulihat di taman itu bersama-sama dengan Yesus?”
N Maka Petrus menyangkal lagi dan ketika itu berkokoklah ayam. Keesokan harinya mereka membawa Yesus dari istana Kayafas ke gedung pengadilan. Ketika itu hari masih pagi. Mereka sendiri tidak masuk ke gedung pengadilan itu supaya jangan menajiskan diri sebab mereka hendak makan Paskah. Sebab itu Pilatus keluar mendapatkan mereka dan berkata,
PP “Apakah tuduhanmu terhadap orang ini?”
N Jawab mereka kepadanya,
SO “Jikalau Ia bukan penjahat, kami tidak menyerahkan-Nya kepadamu!”
N Kata Pilatus kepada mereka,
PP “Ambillah Dia, dan hakimilah Dia menurut hukum Tauratmu!”
N Kata orang-orang Yahudi itu,
SO “Kami tidak diperbolehkan membunuh seseorang.”
N Demikianlah terjadi supaya genaplah Firman Yesus yang dikatakanya untuk menyatakan bagaimana Ia akan mati. Maka, kembalilah Pilatus ke dalam gedung pengadilan, lalu
memanggil Yesus dan bertanya kepada-Nya,
PP “Engkau inikah raja orang Yahudi?”
N Jawab Yesus,
 “Dari hatimu sendirikah engkau katakan hal itu? Atau adakah orang lain yang mengatakan kepadamu tentang Aku?”
N Kata Pilatus,

PP “Orang Yahudikah aku? Bangsa-Mu sendiri dan imam-imam kepala yang telah menyerahkan Engkau kepadaku. Apakah
yang telah Engkau perbuat?”
N Jawab Yesus,
 “Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini! Jika Kerajaan-Ku dari dunia ini, pasti hamba-hamba-Ku sudah melawan, supaya Aku jangan diserahkan kepada orang Yahudi. Akan tetapi Kerajaan-Ku bukan dari sini!”
N Maka kata Pilatus kepada-Nya,
PP “Jadi Engkau adalah raja?”
N Jawab Yesus,
”Seperti yang kau katakan, Aku adalah raja! Untuk itulah Aku lahir, dan untuk itulah Aku datang ke dunia ini, yakni untuk memberi kesaksian tentang kebenaran; setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku.”
N Kata Pilatus kepada-Nya,
PP “Apakah kebenaran itu?”
N Sesudah mengatakan demikian, Pilatus keluar lagi mendapatkan orang-orang Yahudi, dan berkata kepada mereka,
PP “Aku tidak mendapati kesalahan apapun pada-Nya. Tetapi padamu ada kebiasaan, bahwa pada Hari Raya Paskah aku membebaskan seorang bagimu. Maukah kamu, supaya aku
membebaskan raja orang Yahudi bagimu?”
N Mereka pun berteriak,
SO “Jangan Dia, melainkan Barabas!”
N Barabas adalah seorang penyamun. Lalu Pilatus mengambil Yesus dan menyuruh orang menyesah Dia. Prajurit-prajurit menganyam sebuah mahkota duri, dan menaruhnya di atas kepala Yesus. Mereka mengenakan jubah ungu pada-Nya, dan sambil maju ke depan mereka berkata,
S “Salam, hai raja orang Yahudi!”
N Lalu mereka menampar wajah Yesus. Pilatus keluar lagi dan berkata kepada orang-orang Yahudi,
PP “Lihatlah aku membawa Dia keluar kepada kamu, supaya kamu tahu bahwa aku tidak mendapati kesalahan apa pun pada-Nya.”
N Lalu Yesus keluar, bermahkota duri dan berjubah ungu.
Maka, kata Pilatus kepada mereka,

PP “Lihatlah manusia ini!”
N Ketika para imam kepala dan penjaga-penjaga itu melihat Yesus, berteriaklah mereka,
SO “Salibkan Dia, salibkan Dia!”
N Kata Pilatus kepada mereka,
PP “Ambil saja sendiri dan salibkanlah Dia! Sebab aku tidak mendapati kesalahan apa pun pada-Nya.”
N Jawab orang-orang Yahudi itu kepadanya,
SO “Kami mempunyai hukum, dan menurut hukum itu Ia harus mati, sebab Ia menganggap diri-Nya sebagai Anak Allah.”
N Ketika Pilatus mendengar perkataan itu bertambah takutlah ia. Lalu ia masuk pula ke dalam gedung pengadilan, dan berkata kepada Yesus,
PP “Dari manakah asal-Mu?”
N Tetapi Yesus tidak memberi jawab kepadanya. Maka, kata
Pilatus,
PP “Tidakkah Engkau mau berbicara dengan aku? Tidakkah Engkau tahu bahwa aku berkuasa untuk membebaskan
Engkau, dan berkuasa juga untuk menyalibkan Engkau?” N Yesus menjawab,
”Engkau tidak mempunyai kuasa apapun terhadap Aku, jikalau kuasa itu tidak diberikan dari atas. Sebab itu, dia yang menyerahkan Aku kepadamu, lebih besar dosanya.”
N Sejak itu Pilatus berusaha untuk membebaskan Yesus,
tetapi orang-orang Yahudi berteriak,
SO “Jikalau engkau membebaskan Dia, engkau bukanlah sahabat kaisar. Setiap orang yang menganggap diri raja, melawan Kaisar.”
N Ketika mendengar perkataan itu, Pilatus menyuruh Yesus ke luar. Lalu ia duduk di kursi pengadilan, di tempat yang bernama Litostrotos, dalam bahasa Ibrani: Gabata. Hari itu ialah hari persiapan Paskah, kira-kira jam dua belas. Kata
Pilatus kepada orang-orang Yahudi itu,
PP “Inilah rajamu!”
N Maka berteriaklah mereka,
SO “Enyahkan Dia! Enyahkan Dia! Salibkan Dia!”
N Kata Pilatus kepada mereka,
PP “Haruskah aku menyalibkan rajamu?”
N Jawab imam-imam kepala,

SO “Kami tidak mempunyai raja selain kaisar!”
N Akhirnya Pilatus menyerahkan Yesus kepada mereka untuk disalibkan. Dan mereka menerima Yesus. Sambil memikul salib-Nya, Yesus dibawa ke luar kota, ke tempat yang bernama Tengkorak, dalam bahasa Ibrani: Golgota. Di situ Yesus disalibkan, dan bersama dengan Dia disalibkan juga dua orang lain, sebelah-menyebelah, Yesus di tengahtengah. Pilatus menyuruh memasang juga tulisan di atas kayu itu, bunyinya: Yesus orang Nazaret, Raja orang Yahudi. Banyak orang Yahudi membaca tulisan itu, sebab tempat Yesus disalibkan itu letaknya dekat kota dan kata-kata itu tertulis dalam bahasa Ibrani, Latin, dan Yunani. Maka kata imam-imam kepala kepada Pilatus,
Im “Jangan engkau menulis: Raja orang Yahudi, tetapi: Ia mengatakan: Aku adalah Raja orang Yahudi.”
N Jawab Pilatus,
PP “Apa yang kutulis, tetap tertulis!”
N Setelah prajurit-prajurit menyalibkan Yesus, mereka mengambil pakaian Yesus, lalu membaginya menjadi empat bagian, masing-masing prajurit satu bagian. Jubah Yesus pun mereka ambil. Tetapi jubah itu tidak berjahit, dari atas sampai ke bawah merupakan satu tenunan utuh. Karena itu mereka berkata seorang kepada yang lain,
S “Janganlah kita membagi jubah ini menjadi beberapa potong, tetapi baiklah kita membuang undi untuk menentukan siapa yang akan mendapatnya.”
N Demikianlah terjadi supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci: Mereka membagi-bagi pakaian-Ku di antara mereka, dan membuang undi atas jubah-Ku. Hal itu telah dilakukan oleh prajurit-prajurit itu. Di dekat salib Yesus berdirilah ibu Yesus dan saudara ibu-Nya, Maria, istri Kleopas dan Maria Magdalena. Ketika Yesus melihat ibuNya dan murid yang Ia kasihi di samping-Nya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya,
 “Ibu, inilah, anakmu!”
N Dan kemudian kata-Nya kepada murid itu,
 “Inilah ibumu!”
N Dan sejak saat itu murid itu menerima Maria di dalam rumahnya. Sesudah itu, karena Yesus tahu bahwa segala

sesuatu telah selesai, berkatalah Ia – supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci, –
 “Aku haus!”
N Di situ ada suatu buli-buli penuh anggur asam. Maka, mereka mencucukkan bunga karang pada sebatang hisop, mencelupkannya dalam anggur asam itu, lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus. Sesudah meminum anggur asam itu, berkatalah Yesus,
 “Sudah selesai!”
N Lalu Yesus menundukkan kepala dan menyerahkan nyawaNya.

(Semua berlutut dan diam sejenak)

N Karena hari itu adalah hari persiapan Paskah, dan supaya pada hari Sabat mayat-mayat itu tidak tinggal tergantung pada kayu salib – sebab Sabat itu adalah hari yang besar – maka datanglah orang-orang Yahudi kepada Pilatus dan meminta kepadanya supaya kaki orang-orang itu dipatahkan, dan mayat-mayatnya diturunkan. Maka, datanglah prajurit-prajurit, lalu mematahkan kaki orang yang pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan bersamasama dengan Yesus. Tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya. Tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung Yesus dengan tombak, dan segera mengalirlah darah serta air keluar. Dan orang yang melihat sendiri hal itu yang memberi kesaksian ini, dan benarlah kesaksiannya. Dan ia tahu bahwa ia mengatakan kebenaran, supaya kamu juga percaya. Sebab hal itu terjadi, supaya genaplah yang tertulis di dalam Kitab Suci: Tidak ada tulang-Nya yang akan dipatahkan; dan nas lain yang mengatakan: Mereka akan memandang Dia yang telah mereka tikam. Sesudah itu Yusuf dari Arimatea, (Yusuf ini adalah seorang murid Yesus, tetapi sembunyi-sembunyi karena takut kepada orang-orang Yahudi) meminta kepada Pilatus, supaya ia diperbolehkan menurunkan jenazah Yesus. Pilatus meluluskan permintaan Yusuf. Maka, datanglah Yusuf dan menurunkan jenazah Yesus. Juga

Nikodemus datang di situ. Dialah yang dulu datang malammalam kepada Yesus. Ia membawa campuran minyak mur dengan minyak gaharu, kira-kira lima puluh kati beratnya. Mereka mengambil jenazah Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat pemakaman orang Yahudi. Di dekat tempat Yesus itu disalibkan itu ada suatu taman, dan dalam taman itu ada suatu kubur baru yang di dalamnya belum pernah dimakamkan seseorang. Karena hari itu hari persiapan Paskah orang Yahudi, sedang kubur itu tidak jauh letaknya, maka mereka membaringkan jenazah Yesus di situ.

Demikianlah Sabda Tuhan U Terpujilah Kristus.

HOMILI SINGKAT
Sesudah pembacaan Kisah Sengsara Tuhan, Imam menyampaikan homili singkat. Pada akhir homili, ia dapat mengundang kaum beriman untuk berdoa dengan khusyuk.

DOA UMAT MERIAH
Liturgi Sabda diakhiri dengan Doa Umat. Semua bagian doa umat meriah didoakan, kecuali Doa Untuk Orang Yahudi, diganti doa untuk orangorang yang menderita karena penyebaran virus Korona, mereka yang meninggal dunia karena wabah ini, bagi para pejuang kemanusiaan dan tenaga medis.
Apabila ada kepentingan umum yang mendesak, Uskup setempat dapat memberi izin atau menetapkan agar ditambahkan ujud khusus (Lih. SE PPPP 67). Doa didaraskan. Umat berdoa dalam hati. Lalu Imam melanjutkan.

1. Untuk Gereja Kudus
I Saudara saudara terkasih, marilah kita berdoa untuk Gereja kudus Allah, supaya Allah dan Tuhan kita berkenan menganugerahkan damai kepadanya, mempersatukan dan melindunginya di seluruh dunia

dan supaya Ia membantu kita memuliakan Allah, Bapa yang mahakuasa,
dalam suasana hidup yang tenang dan damai

Umat berdoa dalam hati. Lalu Imam melanjutkan:
I Allah Yang Mahakuasa dan Kekal, dalam diri Kristus Engkau telah menyatakan kemuliaan-Mu kepada segala bangsa. Lestarikanlah karya kerahiman-Mu, agar Gereja-Mu yang tersebar di seluruh dunia tetap mengakui nama-Mu dengan iman yang teguh. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U Amin.

2. Untuk Bapa Suci
I Marilah kita berdoa pula, untuk Bapa Suci kita (Nama ………), supaya Allah dan Tuhan kita, yang telah memilih dia menjadi Uskup, bagi Gereja kudusNya memberi dia kesehatan dan kekuatan Untuk memimpin umat kudus Allah.

Umat berdoa dalam hati. Lalu Imam melanjutkan:
I Allah Yang Mahakuasa dan kekal, segala sesuatu ada berdasarkan keputusan-Mu. Sudilah mendengarkan doadoa kami dan dengan kasih sayang-Mu lindungilah imam agung yang telah Engkau pilih bagi kami. Semoga umat kristiani yang Engkau percayakan kepada penggembalaanNya, berkembang dalam iman. Dengan pengantaraan
Kristus, Tuhan kami.
U Amin.

3. Untuk Para Pejabat Gereja dan Segala Lapisan Umat I Marilah kita berdoa pula, untuk Uskup kita (Nama ………), untuk semua Uskup, Imam, Diakon di seluruh Gereja dan untuk segenap umat beriman.

Umat berdoa dalam hati.Lalu Imam melanjutkan:
I Allah Yang Mahakuasa dan kekal, dengan Roh-Mu Engkau menguduskan dan memimpin seluruh Gereja. Dengarkanlah doa kami bagi para pelayan-Mu. Semoga berkat bantuan rahmat-Mu mereka mengabdi Engkau dengan setia. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U Amin.

4. Untuk Para Calon Baptis I Marilah kita berdoa pula,
untuk para calon baptis (kita) (Nama ………), supaya Allah dan Tuhan kita, membuka telinga hati mereka dan melapangkan pintu kerahiman – Nya agar berkat pembasuhan kelahiran kembali, segala dosa mereka dihapuskan,
dan mereka hidup dalam Yesus Kristus, Tuhan kita

Umat berdoa dalam hati. Lalu imam melanjutkan :
I Allah Yang Mahakuasa dan kekal, Engkau selalu menyuburkan Gereja-Mu dengan anggota-anggota baru. Sudilah menambah iman dan pengetahuan para calon baptis (kami), supaya dengan dilahirkan kembali lewat bejana pembaptisan mereka digabungkan dengan himpunan anak angkat-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U Amin.

5. Untuk Persatuan Umat Kristiani
I Marilah kita berdoa pula, untuk semua saudara yang percaya akan Kristus su- paya mereka yang hidup dengan benar dihimpun dan dijaga oleh Allah dan Tuhan kita dalam Gereja-Nya yang esa.

Umat berdoa dalam hati. Lalu Imam melanjutkan :
I Allah Yang Mahakuasa dan kekal, Engkau menyatukan yang tercerai-berai dan memelihara yang telah bersatu. Pandanglah dengan rela kawanan domba Putra-Mu supaya mereka yang telah dikuduskan oleh satu baptisan tidak
hanya dipadukan oleh keutuhan iman tetapi juga disatukan oleh ikatan cinta. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U Amin.

6. Untuk pencegahan wabah virus Korona dan mereka yang meninggal dunia karena virus ini.
I Marilah kita berdoa bagi pencegahan wabah virus korona, bagi upaya para tenaga medis, para dokter, perawat, petugas kesehatan, bagi para peneliti bidang kesehatan, serta para saudara yang merawat pasien; supaya mereka yang dengan hati tulus membaktikan hidupnya bagi pencegahan penyebaran virus korona, menerima berkat kesehatan dan kekuatan, bagi mereka yang meninggal dunia karena virus corona, dipersatukan dalam kerahiman dan belaskasih Allah.

Umat berdoa dalam hati. Lalu Imam melanjutkan :
I Allah yang Mahakuasa dan Pemelihara Kehidupan, Engkau telah menganugerahkan kecakapan dan ilmu pengetahuan untuk pencegahan penyebaran penyakit. Engkau juga menyediakan alam semesta dengan aneka bahan obatobatan. Kami mohon kuatkan dan teguhkan mereka yang berjuang untuk perawatan kesehatan bagi pasien dan bagi masyarakat. Terimalah dalam kedamaian abadi bagi sanak saudara kami yang meninggal dunia karena penularan wabah penyakit ini, karena kerahiman dan belas kasih-Mu yang melampaui duka derita, rasa kehilangan dan aneka kekhawatiran kami. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U Amin.

7. Untuk Orang yang Tidak Percaya akan Kristus
I Ma- rilah kita berdoa pula untuk mereka yang tidak percaya akan Kristus

supaya berkat terang Roh Kudus mereka juga dapat
menemukan jalan keselamatan

Umat berdoa dalam hati. Lalu Imam melanjutkan :
I Allah Yang Mahakuasa dan kekal, bantulah mereka yang tidak mengakui Kristus agar dengan hidup jujur di hadapanMu mereka menemukan kebenaran. Bantulah kami agar dengan semakin saling mengasihi dan semakin berhasrat memahami misteri kehidupan-Mu, kami menjadi saksi cintaMu yang lebih sempurna di dunia. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U Amin.

8. Untuk Orang yang Tidak Percaya akan Allah

I Marilah kita berdoa pula untuk mereka yang tidak mengenal Allah supaya mereka yang dengan tulus hati mencari kebenaran layak menemukan Allah sendiri.

Umat berdoa dalam hati. Lalu Imam melanjutkan:
I Allah Yang Mahakuasa dan kekal, Engkau telah menciptakan umat manusia sedemikian sehingga selalu berhasrat mencari Engkau dan baru merasa tenang ketika menemukan Dikau. Maka, kami mohon bantulah agar mereka semua, dengan mengatasi hambatan seberat apapun, mampu melihat tanda kasih sayang-Mu; dan tergerak oleh kesaksian hidup orang-orang yang percaya kepada-Mu, mereka dengan sukacita mengakui Engkau sebagai satu-satunya Allah yang benar dan Bapa umat manusia. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U Amin.

9. Untuk Para Pemimpin Negara
I Marilah kita berdoa pula, untuk semua pemimpin negara supaya Allah dan Tuhan kita,

seturut kehendakNya mengarahkan budi dan hati mereka kepada damai dan kebebasan sejati bagi semua orang.

Umat berdoa dalam hati. Lalu Imam melanjutkan :
I Allah Yang Mahakuasa dan kekal, di tangan-Mulah pikiran manusia dan nurani para bangsa. Sudilah mendampingi para pemimpin negara, supaya berkat bantuan-Mu di seluruh dunia terjaminlah kesejahteraan bangsa-bangsa, kepastian kedamaian, dan kebebasan beragama. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U Amin.

10. Untuk Orang yang Menderita

Saudara-saudara yang terkasih,
marilah kita berdoa kepada Allah, Bapa yang mahakuasa, supaya Ia membersihkan dunia dari kesesatan, melenyapkan penyakit, menjauhkan kelaparan, membuka penjara, mematahkan belenggu,
melindungi musafir, mengantar pulang pengungsi, menyembuhkan orang sakit, dan menyelamatkan orang yang meninggal.

Umat berdoa dalam hati. Lalu Imam melanjutkan :
I Allah Yang Mahakuasa dan kekal, Engkau menghibur yang berduka dan menguatkan yang menderita. Kiranya jeritan doa semua orang yang tertimpa kesusahan apa pun sampai ke hadirat-Mu. Semoga semua yang berada dalam kesesakan bersukacita karena menerima belas kasih-Mu.
Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U Amin.

UPACARA PENGHORMATAN SALIB

Penyembahan Salib Suci dilaksanakan dengan Imam mengangkat Salib tinggi-tinggi, kemudian sujud hormat dengan berlutut.
I Inilah kayu salib, di sini tergantung Kristus, penyelamat dunia
U Mari kita bersembah sujud kepada-Nya.

Semua umat yang mengikuti perayaan penghormatan Salib secara online melalui live streaming melaksanakan penghormatan salib di tempat masing-masing dengan cara menundukkan kepala.
(lih. Pedoman Lingkaran Natal dan Lingkaran Paskah, Komisi Liturgi Regio Jawa)
Antifon
Ulangan:Salib-Mu, Tuhan, kami sembah, kebangkitan-Mu yang suci kami muliakan dan kami puji, sebab berkat kayu salib seluruh bumi dipenuhi sukacita.

Ayat: (bdk. Mzm. 67:2)
Semoga Allah mengasihani dan memberkati kita. Semoga Ia mengarahkan wajah-Nya kepada kita dan mengasihani kita.

UPACARA KOMUNI

I Atas petunjuk penyelamat kita dan menurut ajaran ilahi, maka beranilah kita berdoa:

Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu. Datanglah kerajaan-Mu. Jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini, dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami. Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

I Ya Bapa, bebaskanlah kami dari segala yang jahat dan berilah kami damai-Mu. Kasihanilah dan bantulah kami supaya selalu bersih dari noda dosa dan terhindar dari segala gangguan, sehingga kami dapat hidup dengan tenteram, sambil mengharapkan kedatangan Penyelamat kami, Yesus Kristus.
U Sebab Engkauah raja yang mulia dan berkuasa untuk selamalamanya.

PERSIAPAN KOMUNI

DOA KOMUNI BATIN BAGI UMAT
Yesusku, aku percaya, Engkau sungguh hadir dalam Sakramen Mahakudus.

Aku mencintai-Mu lebih dari segalanya, dan aku merindukan kehadiran-Mu dalam jiwaku.

Karena sekarang aku tak dapat menyambut-Mu dalam Sakramen Ekaristi, datanglah sekurang-kurangnya secara rohani ke dalam hatiku.

Karena Engkau hadir di sini, aku memeluk-Mu dan mempersatukan diriku sepenuhnya kepada-Mu.

Jangan biarkan aku terpisah daripada-Mu. Amin.

DOA SESUDAH KOMUNI
I Marilah kita berdoa. (hening sejenak)
Allah yang kekal dan kuasa Engkau telah memulihkan kebahagiaan kami berkat wafat dan kebangkitan Putra-Mu. Peliharalah karya belas kasih-Mu dalam diri kami, agar kami yang telah mengambil bagian dalam misteri ini, dapat hidup bakti kepada-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U Amin.

Untuk pembubaran umat:
I Tundukkanlah kepalamu untuk menerima berkat Tuhan.
Lalu, Imam mengulurkan kedua belah tangan tanpa membuat tanda salib dengan mengucapkan doa untuk umat.
I Kami mohon, ya Tuhan, semoga turunlah berkat berlimpah ke atas umat-Mu ini, yang telah mengenangkan wafat PutraMu sambil mengharapkan kebangkitan-Nya; berikanlah rahmat pengampunan, anugerahkanlah penghiburan, tumbuhkanlah iman yang kudus, dan berikanlah jaminan penebusan yang kekal. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U Amin.

 

PERAYAAN PASKAH: HARI RAYA KEBANGKITAN TUHAN

Seluruh perayaan Vigili Paskah harus dilangsungkan pada malam hari sedemikian sehingga tidak dimulai sebelum matahari terbenam dan selesai sebelum fajar Hari Minggu. Imam mengenakan pakaian berwarna putih seperti untuk perayaan Misa. Bagi seluruh umat yang merayakan Vigili hendaknya tersedia lilinlilin di rumah/komunitas/tempat tinggal masing-masing.

UPACARA CAHAYA

TANDA SALIB DAN SALAM
I Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus.
U Amin.
I Tuhan memandang dan memperhatikan Saudara, menunjukkan kerelaan hatinya, dan memberikan damai sejahtera kepada Saudara sekalian.
U Sekarang dan selama-lamanya.

PENGANTAR
Imam menyampaikan ajakan singkat mengenai Vigili malam Paskah atau dengan kata-kata sebagai berikut.

I Saudara-saudara terkasih, pada malam yang amat suci ini Tuhan kita Yesus Kristus beralih dari kematian kepada kehidupan. Gereja kudus mengajak putra dan putrinya yang tersebar di seluruh bumi supaya berkumpul untuk berjaga dan berdoa. Bila kita sudah melangsungkan kenangan akan Paskah Tuhan sambil mendengarkan Sabda-Nya dan merayakan misteri-Nya, maka kita memiliki harapan akan mendapat bagian dalam kemenangan Kristus atas maut dan hidup bersama Dia di dalam Allah.

(LILIN UMAT LANGSUNG DINYALAKAN SENDIRI – SENDIRI)
Lalu Imam menyulut Lilin Paskah yang sudah dipasang jarum kemenyan sebelumnya; sambil berkata:

I Semoga cahaya Kristus, yang telah bangkit mulia, menghalau kegelapan hati dan budi.
D/I Cahaya Kristus.
U Syukur kepada Allah.

CAHAYA KRISTUS dinyanyikan 3 x

PUJIAN PASKAH
Jika tidak ada Diakon, Pujian Paskah dapat dibawakan oleh Imam sendiri, atau oleh Imam lain yang ikut konselebrasi. Tetapi, jika dibawakan oleh seorang awam, kata-kata WARNA HIJAU BOLDdilewatkan.

PUJIAN PASKAH (Singkat)

I Bersoraklah, para malaikat di surga.
Elu kanlah Kristus, raja di raja.
Pujilah kemenangan jaya.
Gemakanlah bu-nyi nafiri.

U Bersoraklah, nyanyikan lagu gembira
bagi Kristus, yang menebus kita; bersyukurlah kepada Allah,
ki-ta bangkit bersama Kristus

I Bergiranglah, umat seluruh dunia: Terhalaukan kegelapan dosa bersinar cahaya ilahi:
Yesus Kristus, Junjungan kita.

U Bersoraklah, nyanyikan lagu gembira bagi Kristus, yang menebus kita bersyukurlah kepada Allah, kita bangkit bersama Kristus.

I/D Tuhan bersamamu.
U dan bersama rohmu
I/D Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan.
U Sudah kami arahkan.
I/D Marilah bersyukur kepada Tuhan Allah kita.
U Sudah layak dan sepantasnya.

I Sungguh layak dan sepantasnya kami lagukan dengan bulat hati madah pujian bagi Bapa Allah yang maha kuasa,
dan bagi Putra- Nya, Yesus Kristus,
Tuhan dan sembahan kami, Yang sebagai pengganti kami telah melunasi utang Adam kepada Bapa dan dengan darah hati-Nya
menghapus surat hutang dosa kami.
Inilah pesta Paskah.
Kini malaikat maut sungguh lewat, sebab Anak Domba sejati dikurbankan dan pintu rumah umat-Nya, sudah ditandai dengan darah-Nya.
Pada malam ini,
Bapa telah menghantarkan bani Israel dari Mesir melalui dasar Laut Merah yang sudah dikeringkan.
Pada malam ini,
Yesus Kristus mengalahkan kuasa maut dan bangkit sebagai pemenang yang unggul dari kubur-Nya. Pada malam ini, semua orang yang percaya kepada Kristus dilepaskan dari kedurhakaan dan dosa, dipulihkan kepada rahmat Allah, dan diterima ke dalam Gereja yang kudus.

U Bersoraklah, …

I Betapa ajaib kerahiman Bapa bagi kami! Tak ternilai cinta kasih-Nya:

Untuk menebus para hamba,
Bapa serahkan Putra-Nya sendiri. Bahwasanya perlu dosa Adam, untuk memperoleh Kristus, yang dengan wafat-Nya meniadakan dosa itu. Sungguh mujur kesalahan itu, sebab memberi kita Penebus yang demikian ini! Sungguh berbahagia malam ini, yang menjarahi tentara Mesir dan memperkaya orang Ibrani. Sungguh berbahagia malam ini,
yang menghubungkan kembali surga dengan dunia, Allah dengan umat manusia.

U Bersoraklah, …

I Cahaya suci malam ini Mengusir kedurhakaan, membersihkan orang yang berdosa, mengembalikan kesucian kepada yang jatuh, menghibur yang berdukacita. Semoga lilin ini,
yang diberkati demi penghormatan Bapa pada malam ini, bernyala terus untuk menghalau kegelapan. Semoga nyalanya
digabungkan dengan sinar bintang kejora,
dengan kejora sejati itu, yang tak kunjung terbenam,
yang telah terbit dari alam maut
dan menyinari umat manusia dengan seri cahayanya. Dialah Yesus Kristus, Putra Bapa yang bersama dengan Bapa dan Roh Kudus
hidup dan berdaulat kini dan sepanjang masa.

U Amin, amin, amin.

LITURGI SABDA

Lilin dipadamkan. Sebelum bacaan dimulai, Imam menyampaikan ajakan singkat kepada umat dengan kata-kata berikut atau kurang lebih sama:

I Saudara-saudara terkasih, sesudah kita memasuki vigili dengan cara meriah, marilah dengan tenang hati kita mendengarkan Sabda Allah. Marilah kita merenungkan, bagaimana Allah di masa lampau telah menyelamatkan umat-Nya dan akhirnya Ia mengutus Putra-Nya sendiri sebagai Penebus bagi kita. Marilah berdoa, semoga Allah kita menyelesaikan karya penyelamatan Paskah ini sampai pada penebusan yang penuh.

BACAAN PERTAMA Kej. 1:26 – 31
L Pembacaan dari Kitab Kejadian:

“Allah melihat segala yang dijadikan-Nya, sungguh amat baik.”

Pada awal mula Allah menciptakan langit dan bumi. Setelah menyelesaikan penciptaan langit dan bumi dengan tumbuhan dan binatang di dalamnya, Alalah berfirman, “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara, atas ternak dan atas seluruh bumi, serta atas segala binatang melata yang merayap di muka bumi.” Maka, Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya; menurut gambar Allah diciptakan dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka, “Beranakcucu dan bertambah banyaklah, penuhilah bumi dan taklukanlah, berkuasalah atas ikan-ikan di laut, burung-burung di udara, dan atas segala binatang yang merayap di bumi.” Lalu Allah berfirman, “Lihatlah Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji. Itulah akan menjadi makananmu. Tetapi kepada segala binatang di bumi dan

kepada burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikansegala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya.” Dan jadilah demikian. Maka, Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh sangat baik.

Demikianlah Sabda Tuhan.
U Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN Mzm.104:1-2a.5-6.10.12.13-14.35c;Ul:Ih.30
Ulangan:Aku wartakan karya agung-Mu Tuhan, karya agung-Mu karya keselamatan.

Ayat:
1. Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Tuhan Allahku, Engkau sungguh besar! Engkau berpakaian keagungan dan semarak, berselimutkan terang ibarat mantol.
2. Engkau telah mendasarkan bumi di atas tumpuannya, sehingga takkan goyah untuk selamanya. Dengan samudera raya bumi ini Kauselubungi; air telah naik melampaui gununggunung.
3. Di lembah-lembah Engkau membualkan mata air yang mengalir di antara gunung-gunung. Burung-burung di udara bersarang di dekatnya, bersiul-siul di antara dedaunan.
4. Dari bangsal-Mu Engkau menyirami gunung- gunung, bumi penuh dengan segala yang Kauturunkan dari langit. Engkau menumbuhkan rumput bagi hewan, dan tumbuh-tumbuhan untuk diusahakan manusia, Engkau mengeluarkan makanan dari dalam tanah.
5. Betapa banyak karya-Mu, Ya Tuhan, semuanya Kaubuat dengan kebijaksanaan. Bumi penuh dengan ciptaan-Mu: Pujilah Tuhan hai jiwaku!

DOA
I Marilah kita berdoa.
Allah Yang Mahakuasa dan kekal, sungguh mengagumkan seluruh rencana dan karya penyelamatan-Mu. Terangilah

umat-Mu yang telah Engkau tebus agar memahami bahwa karya penciptaan-Mu pada awal mula sungguh agung, namun lebih agung karya penebusan kami yang berlangsung sampai pada kepenuhan masa dalam kurban Paskah Kristus, yang hidup dan berkuasa sepanjang masa.
U Amin.

BACAAN KEDUA Kel. 14:15-15:1
L Pembacaan dari Kitab Keluaran

“Orang-orang Israel berjalan di tengah laut yang kering”

Dalam perjalanan keluar dari tanah Mesir, ketika hampir tersusul oleh pasukan Firaun, ketakutanlah orang-orang
Israel dan berseru-seru kepada Tuhan. Maka berfirmanlah Tuhan kepada Musa, “Mengapa engkau berseru-seru demikian kepada-Ku? Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka berangkat. Dan engkau, angkatlah tongkatmu, dan ulurkanlah tanganmu ke atas laut dan belahlah airnya, sehingga orang Israel dapat masuk ke tengah-tengah laut dan berjalan di tanah yang kering. Dan sementara itu Aku akan menegarkan hati orang-orang Mesir sehingga mereka menyusul orang Israel. Dan, terhadap Firaun dan seluruh pasukannya, keretanya dan orangorangnya yang berkuda, Aku akan menyatakan kemuliaanKu. Maka, orang Mesir akan insaf bahwa Aku ini Tuhan apabila Aku menampakkan kemuliaan-Ku terhadap Firaun, keretanya, dan orang-orangnya yang berkuda.” Kemudian bergeraklah malaikat Allah, yang tadinya berjalan di depan tentara Israel, lalu berpindah, berjalan di belakang mereka; dan tiang awan yang tadinya bergerak di depan mereka, beranjak dan berdiri di belakang mereka. Demikianlah tiang awan itu berdiri di antar tentara Mesir dan orang Israel. Awan itu menimbulkan kegelapan, sehingga malam itu berlalu tanpa kesempatan bagi orang Mesir untuk mendekati orangorang Israel. Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman Tuhan menguakkan air laut dengan perantaraan angin timur yang keras, serta

mengeringkan laut itu. Maka terbelahlah air laut itu, dan orang Israel masuk dan berjalan di tengah-tengah laut yang kering; sedang di kiri dan di kanan mereka air itu sebagai tembok bagi mereka. Orang mesir pun mengejar dan menyusul mereka. Semua kuda Firaun, kereta, dan pasukan berkudanya mengikuti orang Israel masuk ke tengah-tengah laut itu. Pada waktu jaga pagi, Tuhan memandang tentara Mesir dari dalam tiang api dan awan, lalu mengacaubalaukan tentara Mesir. Tuhan membuat roda kereta mereka berjalan miring dan maju dengan berat, sehingga orang
Mesir berkata, “Marilah kita lari meninggalkan orang Israel, sebab Tuhanlah yang berperang untuk mereka melawan Mesir!” Berfirmanlah Tuhan kepada Musa, “ Ulurkanlah tanganmu ke atas laut, supaya air berbalik meliputi orang Mesir, kereta mereka, dan pasukan berkuda mereka.” Musa mengulurkan tangannya ke atas laut; maka menjelang pagi berbaliklah air laut ke tempatnya semula, sedangkan orang Mesir lari menuju air itu. Demikianlah Tuhan mencampakkan orang Mesir ke tengah-tengah laut. Jadi berbaliklah segala air itu, lalu menimbun kereta dan orang berkuda dari seluruh pasukan Firaun, yang telah menyusul orang Israel ke laut. Tiada seorang pun di antara mereka yang selamat. Tetapi orang Israel berjalan di tempat kering di tengah-tengah laut, sedang di kiri dan kanan mereka air itu bagai tembok bagi mereka. Demikianlah pada hari itu Tuhan menyelamatkan orang Israel dari tangan orang Mesir. Dan orang Israel melihat orang Mesir mati terkapar di pantai laut. Ketika orang Israel melihat betapa dahsyat perbuatan Tuhan terhadap orang Mesir, maka seluruh bangsa itu merasa takut akan Tuhan; mereka percaya kepada Tuhan dan kepada Musa, hamba-Nya. Pada waktu itulah Musa bersama-sama dengan orang Israel menyanyikan madah ini bagi Tuhan.

Demikianlah Sabda Tuhan.
U Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN Kel.15:1-2.3-4.5-6.17-18; Ul:1a

1. Bersyukurlah kepada Tuhan, U kar’na kekal kasih Allah, pada Allah segala dewata, U kar’na kekal kasih Allah, pada Tuhan segala penguasa, U kar’na kekal kasih Allah.

2. Hanya Dia mengerjakan karya agung, dengan arif menciptakan langit, membentangkan bumi di atas laut.

3. Penerangan yang besar dibuat-Nya Surya yang menguasai siang, Bulan, bintang, cahaya malam.

4. Yang membunuh anak sulung Mesir, dan membebaskan umat Israel, dengan tangan kuat dan lengan perkasa.

5. Dia yang membelah Laut Merah Yang menyeberangkan umat Israel, dan menumpas Firaun dan laskarnya.

6. Yang memimpin umat-Nya ke padang gurun; Kerajaan besar ditaklukkan-Nya, Raja-raja masyhur dibunuh-Nya.

7. Diberikan-Nya tanah mereka, kepada Israel hamba-Nya, kemalangan kita diindahkan-Nya.

8. Bersyukurlah kepada Tuahn, Pembebas kita dari penindas dan segala makhluk diberi-Nya makan.

DOA
I Marilah kita berdoa.
Allah Bapa kami, karya-Mu yang mengagumkan kini masih terus berlangsung. Dahulu Engkau membebaskan satu bangsa dari kejaran Firaun dengan kuasa tangan-Mu. Tetapi kini Engkau menyelamatkan segala bangsa dengan air pembaptisan. Kami mohon, jadikanlah semua orang anakanak Abraham dan semartabat dengan umat Israel. Dengan pengentaraan Kristus, Tuhan kami.
U Amin.

BACAAN KETIGAYeh. 36:16-17a.18-28L Pembacaan dan Nubuat Yehezkiel:
“Aku akan mencurahkan air jernih ke atasmu, dan kamu akan Kuberi hati yang baru.”
”Hai anak manusia, waktu kaum Israel tinggal di tanahnya sendiri, mereka menajiskan tanah itu dengan tingkah laku mereka. Maka Aku mencurahkan amarah-Ku ke atas mereka, karena darah yang mereka curahkan di atas tanah itu; mereka menajiskan tanah itu dengan berhala-hala mereka. Aku menghamburkan mereka di antara bangsabangsa, sehingga mereka berserak-serak di dalam negeri; Aku menghakimi mereka selaras dengan tingkah lakunya. Di mana saja mereka datang di tengah bangsa-bangsa, mereka menajiskan nama-Ku yang kudus, sehingga semua orang menyindir mereka dengan berkata: Katanya mereka umat Tuhan, tetapi mereka harus keluar dari tanahnya! Aku merasa sakit hati karena nama-Ku yang kudus dinajiskan oleh kaum Israel di tengah bangsa-bangsa, dimana mereka datang. Oleh karena itu katakanlah kepada kaum Israel: Beginilah Firman Tuhan Allah: bukan karena kamu Aku bertindak, hai kaum Israel, tetapi karena nama-Ku yang kudus, yang kamu najiskan di tengah bangsa-bangsa di mana kamu datang. Aku akan mengkuduskan mana-Ku yang besar yang sudah dinajiskan di tengah bangsabangsa, dan yang kamu najiskan di tengah-tengah mereka.
Dan bangsa-bangsa akan mengetahui bahwa Akulah

Tuhan, demikianlah Firman Tuhan Allah, manakala Aku menunjukkan kekudusan-Ku kepadamu di hadapan bangsabangsa. Aku akan menjemput kamu di antara bangsabangsa dan mengumpulkan kamu dari semua negeri; Aku akan membawa kamu kembali ke tanahmu. Aku akan mencurahkan kepadamu air jernih, yang akan mentahirkan kamu; dan segala kenajisanmu dan dari semua berhalamu aku akan mentahirkan kamu. Kamu akan Kuberi hari yang baru, dan roh yang baru akan Kutaruh di dalam batinmu. Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras, dan kepadamu Kuberi hati yang taat. Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu, dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku; aku akan membuat kamu tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya. Dan kamu akan dia di dalam negeri yang telah Kuberikan kepada nenek moyangmu. Kamu akan menjadi umat-Ku, dan Aku akan menjadi Allahmu.”

Demikianlah Sabda Tuhan.
U Syukur kepada Allah

MAZMUR TANGGAPAN Mzm.51:12.18-19; Ul:lh.12a
Ulangan: Curahkan rahmat dalam hatiku, ciptakan hati dan semangat baru.
Ayat:
1. Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah, dan baruilah semangat yang teguh dalam batinku. Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku.
2. Berilah aku sukacita karena keselamatan-Mu, dan teguhkanlah roh yang rela dalam diriku. Maka, aku akan mengajarkan jalanMu kepada orang durhaka supaya orang-orang berdosa berbalik kepada-Mu.
3. Tuhan, Engkau tidak berkenan akan kurban sembelihan; dan kalau pun kupersembahkan kurban bakaran Engkau tidak menyukainya. Persembahan kepada-Mu ialah jiwa yang hancur; hati yang remuk redam tidak akan kaupandang hina, ya Allah.

DOA
I Marilah kita berdoa.
Allah Bapa, kekuatan abadi dan cahaya kekal, dengan penuh kasih sayang pandanglah seluruh Gereja-Mu, tanda keselamatan para bangsa. Teruskanlah karya penyelamatan umat manusia sesuai dengan rencana-Mu sejak awal mula. Semoga seluruh dunia menyaksikan, bagaimana Engkau menegakkan yang rebah, memperbarui yang usang dan memulihkan semesta alam dalam Kristus, pangkal dan puncak seluruh ciptaan, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.
U Amin.

Kemudian Imam mengidungkan/mendaraskan MADAH KEMULIAAN.
MADAH KEMULIAAN
I Kemuliaan kepada Allah di surga … Dan damai di bumi kepada orang
Yang berkenan kepada-Nya
Kami memuji Dikau
Kami meluhurkan Dikau
Kami menyembah Dikau
Kami memuliakan Dikau Kami bersyukur kepada-Mu, karena kemuliaan-Mu yang besar
Ya Tuhan Allah, raja surgawi,
Allah Bapa yang mahakuasa
Ya Tuhan Yesus Kristus, Putra yang tunggal.
Ya Tuhan Allah, Anak Domba Allah, Putra Bapa.
Engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami. Engkau yang menghapus dosa dunia, Kabulkanlah doa kami.
Engkau yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami.
Karena hanya Engkaulah kudus.
Hanya Engkaulah Tuhan.
Hanya Engkaulah mahatinggi, ya Yesus Kristus,
Bersama dengan Roh Kudus, dalam kemuliaan Allah Bapa Amin.

DOA PEMBUKA
I Mari kita berdoa. (hening sejenak)
Ya Allah, Engkau menyemarakkan malam yang amat suci ini dengan kebangkitan mulia Kristus Tuhan kami. Bangkitkanlah di dalam Gereja-Mu semangat hidup sebagai anak-anak Allah. Semoga kami dibarui lahir-batin agar kami selalu mengabdi Engkau dengan setia. Dengan pengantaran Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.
U Amin.

BACAAN EPISTOLA Rm.6:3-11

L Pembacaan Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma:

Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, dan tidak akan mati lagi.

Saudara-saudara, kita semua, yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya. Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh pembaptisan dalam kematian, supaya, seperti halnya Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. Sebab jika kita telah menjadi satu dengan kematiaan-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan kebangkitan-Nya. Karena kita tahu bahwa manusia-lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh-dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa. Sebab siapa yang telah mati, ia telah bebas dari dosa. Jadi jika kita telah mati dengan Kristus, kita percaya bahwa kita akan hidup juga dengan Dia. Karena kita tahu bahwa Kristus, sesudah bangkit dari antara orang mati, tidak mati lagi; maut tidak berkuasa lagi atas Dia! Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali untuk selamalamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah.
Demikian hendaknya kamu memandangnya: kamu telah

mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.

Demikianlah Sabda Tuhan.
U Syukur kepada Allah.

Sesudah pembacaan Epistola, tiga kali Imam mengangkat Alleluya, setiap kali dengan nada yang lebih tinggi.

I/U Alleluya. (3x)
Lalu pemazmur/solis melanjutkannya dengan Mzm 118, dan setelah selesai setiap ayat, umat menjawab Alleluya.

Ayat: Mzm. 118:1-2.16ab.17.22-23
1. Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik! Kekal abadi kasih setia-Nya. Biarlah Israel berkata, “Kekal abadi kasih setia-Nya!” >>Alleluya.
2. Tangan kanan Tuhan berkuasa meninggikan, tangan kanan Tuhan melakukan keperkasaan! Aku tidak takut akan mati, tetapi hidup, dan aku akan menceritakan perbuatanperbuatan Tuhan! >>Alleluya.
3. Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru. Hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.>>Alleluya.

BACAAN INJIL Mat. 28:1-10
I Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:
“Ia telah bangkit, dan mendahului kamu ke Galilea.”
Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain menengok kubur Yesus. Maka terjadilah gempa bumi yang hebat, sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke kubur Yesus dan menggulingkan batu penutup kubur itu, lalu duduk di atasnya. Wajahnya bagaikan kilat, dan pakaiannya putih bagaikan salju. Para penjaga kubur itu gemetar ketakutan, dan menjadi seperti orang-orang mati. Akan tetapi, malaikat

itu berkata kepada perempuan-perempuan itu, “Janganlah kamu takut! Aku tahu bahwa kamu mencari Yesus yang disalibkan itu. Ia tidak ada disini, sebab Ia telah bangkit seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia dibaringkan. Maka pergilah segera dan katakanlah kepada Murid-murid-Nya, bahwa Yesus telah bangkit dari antara orang mati. Ia kini mendahului kamu di Galilea; di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya akulah yang telah mengatakannya kepadamu.” Maka mereka segera pergi dari kubur itu, diliputi rasa takut dan sukacita yang besar. Mereka berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus. Tiba-tiba Yesus menjumpai mereka dan berkata, “Salam bagimu!” Mereka mendekati-Nya, memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya. Maka kata Yesus kepada mereka, “Janganlah takut! Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan
di sanalah mereka akan melihat Aku.” Demikianlah Injil Tuhan.
U Terpujilah Kristus

HOMILI
Sesudah Injil disampaikan homili, meskipun singkat.

UPACARA PEMBARUAN JANJI BAPTIS

Umat memperbarui janji baptis memegang LILIN BERNYALA. Imam menyapa umat dengan kata-kata berikut atau yang kurang lebih sama.

I Saudara-saudari terkasih, berkat misteri Paskah, dalam pembaptisan kita dikuburkan bersama Kristus supaya bersama Dia kita menghayati hidup yang baru. Oleh karena itu, setelah menjalani puasa selama 40 hari, marilah kita memperbarui janji baptis suci. Dengan janji itu dulu kita telah menolak setan dan perbuatan-perbuatannya dan berjanji mengabdi Allah dalam Gereja Katolik yang kudus. Jadi, …

(Jika perlu Konferensi Para Uskup dapat menyesuaikan rumusan kedua dengan keperluan setempat.)

I Apakah Saudara menolak kejahatan dalam diri saudara sendiri dan dalam masyarakat?
U Ya, saya menolak.
I Apakah saudara menolak godaan-godaan setan dalam bentuk takhayul, perjudian dan hiburan yang tidak sehat?
U Ya, saya menolak.
I Apakah Saudara menolak segala tindakan dan kebiasaan tidak adil dan tidak jujur yang melanggar hak-hak asasi manusia.
U Ya, saya menolak.
Kemudian Imam melanjutkan:

I Percayakah Saudara-saudara akan Allah, Bapa yang mahakuasa, Pencipta langit dan bumi?
U Ya, saya percaya.
I Percayakah saudara akan Yesus Kristus, putranya yang tunggal, Tuhan kita, yang dilahirkan oleh perawan Maria; yang menderita sengsara, wafat dan dimakamkan; yang bangkit dari antara orang mati, naik ke surga dan duduk di sisi kanan Bapa?
U Ya, saya percaya.
I Percayakah Saudara akan Roh Kudus, Gereja katolik yang kudus, persekutuan para Kudus, pengampunan dosa, kebangkitan badan dan kehidupan kekal?
U Ya, saya percaya.

Sebagai penutup Imam berkata:

I Allah yang mahakuasa, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, telah melahirkan kita dari air dan Roh Kudus dan telah menganugerahi kita pengampunan dosa. Semoga dengan rahmat-Nya Ia menjaga kita sampai ke hidup yang kekal, dalam Kristus Yesus Tuhan kita.

U Amin.

DOA UMAT
I Marilah kita panjatkan doa kepada Bapa di surga, yang telah membangkitkan Yesus Kristus, Putra-Nya dari kematian, agar kita dapat menemukan hidup sejati pada-Nya.

L Bagi semua pengikut Kristus.
Ya Bapa Yang Mahakasih, ajarilah kami menerima sakramen-sakramen misteri Paskah dengan penuh hasrat dan niat yang murni agar kami semakin dimampukan untuk menghayati hidup sejati sesuai dengan janji baptis kami. Kami mohon…
U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L Bagi tanah air kita.
Ya Bapa Yang Mahabaik, semoga kebangkitan Putra-Mu menjiwai para pemimpin dan seluruh rakyat, agar mereka bersama-sama bangkit dan berjuang serta bersatu padu mengatasi masalah termasuk pandemi virus Corona yang kami alami ini. Kami mohon …
U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L Bagi saudara-saudara kita yang mengalami krisis
kepercayaan, yang lengah dan acuh tak acuh.
Ya Bapa Yang Mahapemurah, semoga pada malam ini, mereka ikut membarui janji baptis dan menyadari kembali tanggung jawab mereka menjadi pengikut Putra-Mu. Kami mohon…
U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L Bagi semua saja yang dalam perayaan Paskah ini berkumpul sebagai saudara satu sama lain.
Ya Bapa Yang Mahakasih, semoga iman akan Kristus yang bangkit, memperteguh kami dalam menunaikan tugas kami masing-masing di dunia. Kami mohon… U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

I Allah Bapa kami yang Mahakuasa dan kekal, Bapa Tuhan kami Yesus Kristus, kami telah dilahirkan kembali dari air dan Roh Kudus, dan telah diampuni dosa-dosa kami. Bawalah kami memasuki Paskah Raya Abadi sebagaimana yang telah diperoleh Kristus Putra-Mu. Demi pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U Amin.

LITURGI EKARISTI

PERSIAPAN PERSEMBAHAN DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN
I Ya Allah, sudilah menerima doa dan persembahan umat-Mu. Semoga berkat karya-Mu perayaan Ekaristi, yang berawal dari misteri Paskah, memberi kami kekuatan untuk mencapai hidup yang kekal. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U Amin.

PREFASI Paskah 1
I Sungguh layak dan sepantasnya, ya Bapa, kami memuji Dikau senantiasa. Namun teristimewa pada … [malam hari/masa] ini layaklah Engkau kami muliakan lebih meriah, sebab Kristus, Anak Domba Paskah kami, sudah dikurbankan dan kini bangkit dengan jaya. Dialah Anak Domba sejati yang menghapus dosa dunia. Dengan wafat, Ia menghancurkan kematian; dengan bangkit, Ia memulihkan kehidupan. Dari sebab itu, di seluruh muka bumi umat-Mu bersukaria merayakan kegembiraan Paskah bersama para malaikat dan segena penghuni surga yang bermadah memuliakan keagungan-Mu sambil ta hentihentinya bernyanyi/berseru:
U Kudus, kudus, kuduslah Tuhan,…

DOA SYUKUR AGUNG BAPA KAMI

PERSIAPAN KOMUNI DOA KOMUNI BATIN BAGI UMAT

Yesusku, aku percaya, Engkau sungguh hadir dalam Sakramen Mahakudus.

Aku mencintai-Mu lebih dari segalanya, dan aku merindukan kehadiran-Mu dalam jiwaku.

Karena sekarang aku tak dapat menyambut-Mu dalam Sakramen Ekaristi, datanglah sekurang-kurangnya secara rohani ke dalam hatiku.

Karena Engkau hadir di sini, aku memeluk-Mu dan mempersatukan diriku sepenuhnya kepada-Mu.

Jangan biarkan aku terpisah daripada-Mu. Amin.

Antifon Komuni Bdk. 1Kor. 5:7-8
* Kristus, Anak Domba kita, sudah dikurbankan. Marilah kita merayakan pesta dengan roti tak beragi, yakni kesucian dan kebenaran. Alleluya.

DOA SESUDAH KOMUNI
I Marilah kita berdoa. (hening sejenak)
Ya Allah, kami telah Engkau segarkan dengan santapan Paskah. Maka, kami mohon, curahkanlah Roh kasih-Mu kepada kami dan buatlah kami sehati sejiwa dalam kasih sayang-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U Amin.
RITUS PENUTUP

BERKAT MERIAH
I Semoga berkat perayaan Paskah hari ini, Allah yang Mahakuasa memberkati Saudara dan melindungi Saudara dari segala bahaya dosa.
U Amin.

I Semoga Allah, yang memulihkan hidup Saudara lewat kebangkitan Putra Tunggal-Nya, memenuhi hati Saudara dengan karunia-karunia abadi.
U Amin.

I Semoga sesudah memperingati hari-hari sengsara Tuhan dan merayakan pesta Paskah dengan gembira, Saudara dihantar Tuhan memasuki pesta sukacita abadi.
U Amin.

I Dan semoga Saudara sekalian diberkati oleh Allah yang mahakuasa: Bapa,  dan Putra, dan Roh Kudus.
U Amin.

PENGUTUSAN
I Perayaan Ekaristi sudah selesai.
Alleluya, Alleluya. U Syukur kepada Al-lah Alleluya, Alleluya.
I Marilah pergi, kita diutus.
U A-min.

 

HARI MINGGU PASKAH/PASKAH PAGI

RITUS PEMBUKA

(lilin Paskah sudah berada di tempatnya. Tidak ada perarakan)

Antifon Pembuka Bdk. Mzm. 139:5-6
* Aku telah bangkit dan tetap bersama Engkau, Alleluya. Tangan kanan-Mu Engkau tumpangkan atas diriku, Alleluya. Kebijaksanaan-Mu sangat menakjubkan, Alleluya.

PENGANTAR
SELAMAT PASKAH. Tuhan sudah bangkit. Mari kita rayakan dengan meriah. Tuhan telah mengalahkan maut. Mari kita rayakan dengan gembira. Bukan hanya sekadar mengenangkan, namun kita sungguh ikut bangkit bersama dengan Yesus karena Ia menjadi yang sulung dari kebangkitan. Baptis yang telah kita terima menjadikan kita ambil bagian dalam kebangkitan Kristus ini. Di tengah situasi kegembiraan Paskah, kita tetap memohon perlindungan dari Tuhan untuk seluruh umat di seluruh dunia yang sedang menderita akibat wabah virus Corona. Semoga cahaya lilin Paskah, menghalau kegelapan hati, budi, dan wabah penyakit yang ada di sekitar kita.

TOBAT
I Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah wafat, namun bangkit dengan mulia, mengalahkan maut dan dosa.
Tuhan, kasihanilah kami.
U Tuhan, kasihanilah kami.

I Engkau telah wafat, namun bangkit dengan mulia, dan membangkitkan iman, harapan, serta cinta kasih kami. Kristus, kasihanilah kami. U Kristus, kasihanilah kami.
I Engkau telah wafat, namun bangkit dengan mulia, dan
membangkitkan kami dari kematian dosa untuk hidup kekal. Tuhan, kasihanilah kami.
U Tuhan, kasihanilah kami.
I Semoga Allah yang Mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U Amin.

Kemudian Imam mengidungkan/mendaraskan MADAH KEMULIAAN.
MADAH KEMULIAAN
I Kemuliaan kepada Allah di surga … Dan damai di bumi kepada orang
Yang berkenan kepada-Nya
Kami memuji Dikau
Kami meluhurkan Dikau
Kami menyembah Dikau
Kami memuliakan Dikau Kami bersyukur kepada-Mu, karena kemuliaan-Mu yang besar
Ya Tuhan Allah, raja surgawi,
Allah Bapa yang mahakuasa
Ya Tuhan Yesus Kristus, Putra yang tunggal.
Ya Tuhan Allah, Anak Domba Allah, Putra Bapa.
Engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami. Engkau yang menghapus dosa dunia, Kabulkanlah doa kami.
Engkau yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami.
Karena hanya Engkaulah kudus.
Hanya Engkaulah Tuhan.
Hanya Engkaulah mahatinggi, ya Yesus Kristus,
Bersama dengan Roh Kudus, dalam kemuliaan Allah Bapa Amin.

DOA PEMBUKA
I Marilah kita berdoa. (hening sejenak)
Ya Allah, pada hari ini dengan pengantaraan Putra TunggalMu Engkau telah menaklukkan kematian dan membuka bagi kami pintu keabadian. Semoga kami yang merayakan pesta kebangkitan Tuhan dibarui oleh Roh-Mu dan bangkit dalam terang kehidupan. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.
U Amin.

LITURGI SABDA

BACAAN PERTAMA Kis. 10:34a.37-43 L Pembacaan dari Kisah Para Rasul:

“Kami telah makan dan minum bersama dengan Yesus setelah Ia
bangkit dari antara orang mati”

Sekali peristiwa Allah menyuruh Petrus pergi ke rumah perwira Kornelius. Di sana Petrus berkata, “Kamu tahu tentang segala sesuatu yang terjadi di seluruh tanah Yudea, mulai dari Galilea, sesudah pembaptisan yang diberitakan oleh Yohanes, yaitu tentang Yesus dari Nazaret: Bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh dan kuat kuasa. Yesus itulah yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia. Kami adalah saksi dari segala sesuatu yang diperbuat Yesus di tanah Yudea maupun di Yerusalem! Dia telah dibunuh dan digantung pada kayu salib. Tetapi Allah telah membangkitkan Dia pada hari yang ketiga. Dan Allah berkenan bahwa Ia menampakkan diri, bukan kepada seluruh bangsa, tetapi kepada saksi-saksi, yang sebelumnya telah ditunjuk oleh Allah, yaitu kepada kami

yang telah makan dan minum bersama dengan Dia setelah Ia bangkit dari antara orang mati. Dan Yesus telah menugaskan kami memberitakan kepada seluruh bangsa dan bersaksi bahwa Dialah yang ditentukan Allah menjadi Hakim atas orang-orang hidup dan orang-orang mati. Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya.”

Demikianlah Sabda Tuhan.
U Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN Mzm. 18:1-2.16ab.17.22-23; Ul:24 Ulangan:
Pada hari ini Tuhan bertindak! Mari kita rayakan dengan gembira.

Ayat:
1. Bersyukulah kepada Tuhan, sebab Ia baik! Kekal abadi kasih setia-Nya. Biarlah Israel berkata, “Kekal abadi kasih setiaNya.”
2. Tangan kanan Tuhan berkuasa meninggikan, tangan kanan Tuhan melakukan keperkasaan! Aku tidak takut akan mati, tetapi hidup, dan aku akan menceritakan perbuatanperbuatan Tuhan!
3. Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru. Hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.

BACAAN KEDUA Kol. 3:1-4
L Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada jemaat di Kolose:

“Carilah perkara yang di atas, di mana Kristus berada.”

Saudara-saudara, kamu telah dibangkitkan bersama dengan Kristus. Maka carilah perkara yang di atas, di mana Kristus berada, duduk di sebelah kanan Allah. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. Sebab kamu telah mati,

dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus dalam Allah. Kristuslah hidup kita! Apabila Ia menyatakan diri kelak, kamu pun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.

Demikianlah Sabda Tuhan.
U Syukur kepada Allah.

MADAH PASKAH (Sekuensia)
Madah Paskah dinyanyikan/didaraskan sebelum Bait Pengantar Injil. (Victimae Paschali Laudes; PS. 518)
Victimae paschali laudes immolent christiani. Agnus redemit oves: Christus innocens Patri reconciliavit peccatores. Mors et vita duello conflixere mirando: dix vitae mortuus, regnat vivus. Dic nobis, Maria, quid vidisti in via? Sepulchrum Christi viventis, et gloriam vidi resurgentis. Angelicos testes, sudarium et vestes. Surrexit Christus spes mea: praecedet suos in Galilaeam. Scimus Christum surrexisse a mortuis vere: tu nobis, victor Rex, miserere.

Edisi terjemahan bahasa Indonesia:
(Hai umat Kristen, pujilah Kristus, Sang Kurban Paskah. Cempe menebus domba: Kristus yang tak berdosa mendamaikan kita dengan Bapa. Maut dan kehidupan dahsyat saling menyerang: Sang Hidup yang mati, bangkit jaya. Katakan, Maria, yang kaulihat di jalan! Kubur dan kemuliaan Sang Kristus yang hidup serta bangkit. Saksi malaikat, kain peluh dan kafan. Kritus, harapanku bangkit, mendahului ke Galilea. Kita yakin Kristus bangkit dari kematian: Kau Raja Pemenang, kasihanilah).

ALLELUYA 1Kor. 5:7b-8a
S Alleluya
U Alleluya
S Mari kita merayakan perjamuan Paskah, sebab Yesus Kristus sudah dikurbankan.
U Alleluya.

BACAAN INJIL Yoh. 20:1-9
I Inilah Injil Yesus Kritus menurut Yohanes:

“Yesus harus bangkit dari antara orang mati.”

Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur Yesus, dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur. Maka ia berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang dikasihi Yesus. Ia berkata kepada mereka, “Tuhan telah diambil orang dari kubur-Nya, dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan.” Maka berangkatlah Petrus dan murid yang lain itu ke kubur. Keduanya berlari bersama-sama, tetapi murid yang lain itu belari lebih cepat daripada Petrus, sehingga ia lebih dahulu sampai kubur. Ia menjenguk ke dalam, dan melihat kain kafan terletak di tanah; akan tetapi ia tidak masuk ke dalam. Maka tibalah juga Simon Petrus menyusul dia, dan masuk ke dalam kubur itu. Ia melihat kain kafan terletak di tanah, sedang kain peluh yang tadinya ada di kepala Yesus tidak terletak dekat kain kafan itu, tetapi agak di samping, tempat yang lain, dan sudah tergulung. Maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai ke kubur itu; ia melihatnya dan percaya. Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci, yang mengatakan bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati.

Demikianlah Injil Tuhan.
U Terpujilah Kristus.

Bacaan Injil – Misa Sore Luk. 24:13-35

I Inilah Injil Yesus Kritus Menurut Lukas:

“Mari tinggal bersama kami karena hari sudah senja.”

Pada hari Minggu Paskah, dua orang murid Yesus sedang berjalan menuju sebuah kampung bernama Emaus, kira-kira sepuluh meter dari Yerusalem. Mereka mempercakapkan

segala peristiwa yang telah terjadi. Sementara mereka bercakap-cakap sambal bertukar pikiran, Yesus menghampiri mereka dan turut berjalan. Tetapi mereka itu tidak mengenal-Nya. Yesus bertanya “Apa Saudara persoalkan sambal berjalan ini, sehingga sedih hati?” Mereka berhenti dengan heran. Kleofas, seorang dari mereka balik bertanya, “Apakah Saudara satu-satunya orang pendatang di Yerusalem, yang tidak tahu, apa yang terjadi di sana akhir-akhir ini?” Yesus bertanya, “Kejadian apa?” Jawab mereka, “Tentang Yesus dari Nazaret. Dia seorang nabi yang berkuasa dengan perkataan dan perbuatan di hadapan Allah dan seluruh rakyat. Tetapi para iman kepala dan pemimpin kami telah menyerahkan Dia untuk dihukum mati di salib. Padahal kami berharap, bahwa Dialah yang akan membebaskan Bangsa Israel! Akan tetapi sekarang sudah tiga hari setelah kejadian itu. Lagipula ada beberapa wanita dari kalangan kami telah membawa berita, yang sangat mengejutkan: Pagi-pagi mereka pergi ke makan, tetapi tidak menemukan jenazah Yesus. Setelah kembali, mereka malah mengatakan; telah melihat malaikatmalaikat, yang berkata, ’Yesus Hidup’. Kemudian beberapa teman kami juga pergi ke makan itu. Dan yang mereka lihat memang sesuai dengan cerita wanita-wanita tadi. Tetapi Yesus tidak mereka lihat.” Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Saudara-saudara belum juga mengerti, lagi pula lamban hati, sehingga tidak percaya akan semua sabda nabi-nabi. Bukankan Almasih harus menderita semuanya itu untuk mencapai kemuliaan-Nya?” Dan Yesus menerangkan kepada mereka segala sesuatu yang ditulis dalam Kitab Suci mengenai diri-Nya, mulai dari Kitab Musa sampai dengan semua kitab para nabi. Sementara itu mereka mendekati kampung tujuannya dan Yesus pura-pura mau berjalan terus. Tetapi kedua murid mendesak, katanya, “Mari Saudara tinggal bersama kami, karena hari sudah senja dan matahari hampir terbenam.” Maka masuklah Yesus dan tinggal bersama mereka. Lalu terjadilah, tengah makan

Yesus mengambil roti dan mengucapkan doa syukur. Dan ketika dibagi-bagi-Nya roti itu dan diberikan kepada mereka, terbukalah mata mereka dan mereka mengenal Yesus. Tetapi Ia hilang dari pandangan mereka. Kata mereka, “Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Ia berbicara dengan kita di jalan dan menjelaskan arti Kitab Suci!” Segera mereka kembali ke Yerusalem, dan berjumpa dengan kesebelas rasul beserta orang lain yang berkata, “Tuhan sungguh sudah bankit. Ia memperlihatkan diri kepada Simon.” Kemudian kedua murid itu pun menceritakan, apa yang terjadi di tengah jalan, dan bagaimana mereka mengenal Yesus, ketika Ia membagi-bagi roti.

Demikianlah Injil Tuhan.
U Terpujilah Kristus.

HOMILI

PEMBARUAN JANJI BAPTIS
Umat memperbarui janji baptis memegang LILIN BERNYALA. Syahadat ditiadakan. Imam menyapa umat dengan kata-kata berikut atau yang kurang lebih sama.

I Saudara-saudari terkasih, berkat misteri Paskah, dalam pembaptisan kita dikuburkan bersama Kristus supaya bersama Dia kita menghayati hidup yang baru. Oleh karena itu, setelah menjalani puasa selama 40 hari, marilah kita memperbarui janji baptis suci. Dengan janji itu dulu kita telah menolak setan dan perbuatan-perbuatannya dan berjanji mengabdi Allah dalam Gereja Katolik yang kudus.
Jadi,

Jika perlu Konferensi Para Uskup dapat menyesuaikan rumusan kedua dengan keperluan setempat.

I Apakah Saudara menolak kejahatan dalam diri saudara sendiri dan dalam masyarakat?
U Ya, saya menolak.
I Apakah saudara menolak godaan-godaan setan dalam bentuk takhayul, perjudian dan hiburan yang tidak sehat?
U Ya, saya menolak.
I Apakah Saudara menolak segala tindakan dan kebiasaan tidak adil dan tidak jujur yang melanggar hak-hak asasi manusia.
U Ya, saya menolak.

Kemudian Imam melanjutkan:

I Percayakah Saudara-saudara akan Allah, Bapa yang mahakuasa, Pencipta langit dan bumi?
U Ya, saya percaya.
I Percayakah saudara akan Yesus Kristus, putranya yang tunggal, Tuhan kita, yang dilahirkan oleh perawan Maria; yang menderita sengsara, wafat dan dimakamkan; yang bangkit dari antara orang mati, naik ke surga dan duduk di sisi kanan Bapa?
U Ya, saya percaya.
I Percayakah Saudara akan Roh Kudus, Gereja katolik yang kudus, persekutuan para Kudus, pengampunan dosa, kebangkitan badan dan kehidupan kekal?
U Ya, saya percaya.

Sebagai penutup Imam berkata:

I Allah yang mahakuasa, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, telah melahirkan kita dari air dan Roh Kudus dan telah menganugerahi kita pengampunan dosa. Semoga dengan rahmat-Nya Ia menjaga kita sampai ke hidup yang kekal, dalam Kristus Yesus Tuhan kita.
U Amin

DOA UMAT
I Kristus, Sang Mesias sumber kehidupan, telah dibangkitkan oleh Allah. Kristus juga akan membangkitkan kita dengan kasih karunia-Nya. Maka marilah kita berdoa.

L Ya Kristus, Engkaulah awal dan akhir. Engkau telah wafat namun hidup kembali. Semoga kami semua yang telah dibaptis selalu berjuang melawan kejahatan dan tetap setia sampai mati mengamalkan semangat pengorbanan-Mu di tengah masyarakat. Kami mohon . . .
U Kristus, sumber kehidupan, selamatkanlah kami.

L Ya Kristus, Engkaulah cahaya dan keselamatan segala bangsa. Terangilah kiranya para pemimpin bangsa-bangsa agar selalu menggalang persatuan dan kerukunan di antara para bangsa demi perdamaian dan kesejahteraan umat manusia, khususnya menghadapi wabah virus
Corona. Kami mohon
U Kristus, sumber kehidupan, selamatkanlah kami.

L Ya Kristus, Engkaulah kebangkitan dan kehidupan. Tunjukkanlah belas kasih-Mu kepada mereka yang sakit, yang menderita akibat virus Corona, agar mereka semua dikuatkan dan diteguhkan berkat kebangkitan-Mu. Kami mohon . . .
U Kristus, sumber kehidupan, selamatkanlah kami.

L Ya Kristus, Engkaulah batu yang dibuang oleh para tukang, tetapi terpilih menjadi batu sendi. Gunakanlah kami sebagai batu-batu hidup dalam membangun masyarakat yang rukun dan adil makmur merata. Kami mohon . . .
U Kristus, sumber kehidupan, selamatkanlah kami.

I Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah bangkit dan tetap tinggal bersama kami. Tuntunlah kami kepada Bapa dalam iman, harapan, dan kegembiraan. Sebab Engkaulah Tuhan dan Pengantara kami. U Amin.

LITURGI EKARISTI

PERSIAPAN PERSEMBAHAN

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN
I Ya Allah, terimalah kurban yang kami persembahkan kepada-Mu di tengah sukacita Paskah. Dengan kurban ini, Gereja-Mu Engkau perbarui dan Engkau pelihara secara mengagumkan. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U Amin

PREFASI Paskah 1
I Sungguh layak dan sepantasnya, ya Bapa, kami memuji Dikau senantiasa. Namun teristimewa pada … [malam hari/masa] ini layaklah Engkau kami muliakan lebih meriah, sebab Kristus, Anak Domba Paskah kami, sudah dikurbankan dan kini bangkit dengan jaya. Dialah Anak Domba sejati yang menghapus dosa dunia. Dengan wafat, Ia menghancurkan kematian; dengan bangkit, Ia memulihkan kehidupan. Dari sebab itu, di seluruh muka bumi umat-Mu bersukaria merayakan kegembiraan Paskah bersama para malaikat dan segena penghuni surga yang bermadah memuliakan keagungan-Mu sambil ta hentihentinya bernyanyi/berseru:
U Kudus, kudus, kuduslah Tuhan,…

DOA SYUKUR AGUNG BAPA KAMI

PERSIAPAN KOMUNI

DOA KOMUNI BATIN BAGI UMAT
Yesusku, aku percaya, Engkau sungguh hadir dalam Sakramen Mahakudus.

Aku mencintai-Mu lebih dari segalanya, dan aku merindukan kehadiran-Mu dalam jiwaku.

Karena sekarang aku tak dapat menyambut-Mu dalam Sakramen Ekaristi, datanglah sekurang-kurangnya secara rohani ke dalam hatiku.

Karena Engkau hadir di sini, aku memeluk-Mu dan mempersatukan diriku sepenuhnya kepada-Mu.

Jangan biarkan aku terpisah daripada-Mu. Amin.

Antifon Komuni 1Kor. 5:7-8
* Kristus, Anak Domba Paskah kita sudah dikurbankan, Alleluya, maka marilah kita berpesta dengan roti tak beragi, yakni kesucian dan kebenaran, Alleluya.

DOA SESUDAH KOMUNI
I Marilah kita berdoa. (hening sejenak).
Ya Allah, lindungilah Gereja-Mu dengan kasih-Mu yang abadi, agar setelah Engkau barui dengan perayaan misteri Paskah, umat-Mu sampai pada kemuliaan kebangkitan.
Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U Amin.

RITUS PENUTUP

BERKAT MERIAH
I Semoga berkat perayaan Paskah hari ini, Allah yang Mahakuasa memberkati Saudara dan melindungi Saudara dari segala bahaya dosa.
U Amin.

I Semoga Allah, yang memulihkan hidup Saudara lewat kebangkitan Putra Tunggal-Nya, memenuhi hati Saudara dengan karunia-karunia abadi.
U Amin.

I Semoga sesudah memperingati hari-hari sengsara Tuhan dan merayakan pesta Paskah dengan gembira, Saudara dihantar Tuhan memasuki pesta sukacita abadi.
U Amin.

I Dan semoga Saudara sekalian diberkati oleh Allah yang mahakuasa: Bapa,  dan Putra, dan Roh Kudus.
U Amin.

PENGUTUSAN
I Perayaan Ekaristi sudah selesai.
Alleluya, Alleluya. U Syukur kepada Al-lah Alleluya, Alleluya.
I Marilah pergi, kita diutus.
U A-min.

Share this Post